bukan sosok bagi Real Madrid. Ia telah meniti seluruh karier kepelatihannya di akademi klub sejak 2020. Arbeloa memulai sebagai Infantil A pada 2020/2021 dan langsung mempersembahkan gelar liga. Ia kemudian menangani Cadete A (2021/2022) sebelum dipercaya membesut Juvenil A selama periode 2022–2025.

Arbeloa bersama Juvenil A terbilang gemilang. Pada musim 2022/2023, ia mempersembahkan treble bergengsi, Liga, Copa del Rey Juvenil, dan Piala , serta menambah satu gelar liga pada musim 2024/2025. Rekam jejak inilah yang membuat manajemen Madrid menilai Arbeloa memahami filosofi klub dan karakter pemain muda yang kini menjadi tulang punggung tim utama.

Sebagai pemain, Arbeloa merupakan bagian penting dari salah satu era tersukses Real Madrid. Ia memperkuat Los Blancos dari 2009 hingga 2016 dengan total 238 penampilan .

Selama periode tersebut, ia meraih delapan bergengsi, termasuk dua Liga Champions, satu Piala Dunia Antarklub, satu Piala UEFA, satu gelar LaLiga, dua Copa del Rey, dan satu Piala Super Spanyol.

Di level internasional, Arbeloa juga menjadi bagian dari generasi emas tim Spanyol. Ia mencatatkan 56 caps dan berkontribusi dalam kesuksesan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010 serta dua gelar Piala Eropa pada 2008 dan 2012. (*)