Truestorysport – Liga Europa 2025/2026 kembali bergulir pada Kamis malam waktu setempat atau Jumat (23/1/2026) dini hari WIB. Sejumlah Indonesia berpotensi tampil, termasuk bek kiri Lille, Calvin Verdonk, yang berpeluang mencatatkan comeback setelah sempat menepi karena cedera.

Verdonk sebelumnya absen dalam dua laga terakhir Lille di semua akibat masalah otot. Bek kiri berusia 28 tahun itu baru sekali tampil sejak awal 2026 dan melewatkan kekalahan beruntun Lille dari Lyon di Prancis serta Paris Saint-Germain di Ligue 1.

Kabar baik datang menjelang laga tandang Lille ke markas Celta Vigo. Kehadiran Verdonk dalam skuad asuhan Bruno Genesio telah dikonfirmasi pada Kamis (22/1/2026). Melalui unggahan di akun media sosial X, Lille memastikan sang pemain diturunkan.

“Skuad untuk lawatan ke Vigo. Dengan kehadiran Saad Boussadia untuk kedua kalinya dan kembalinya Calvin Verdonk,” tulis Lille dalam pernyataan resminya.

Siap Diturunkan

Verdonk berpeluang tampil dalam laga tersebut, terlebih Genesio bisa melakukan rotasi di tengah padatnya jadwal pertandingan. Selain itu, Romain Perraud yang selama ini mengisi pos bek kiri belum sekalipun diistirahatkan sejak Verdonk mengalami cedera.

Selain Verdonk, pemain lainnya, Dean James, juga berpotensi tampil di Liga Europa. Pemain Go Ahead Eagles itu dijadwalkan melakoni laga tandang ke Prancis untuk menghadapi OGC Nice.

Namun, satu nama dipastikan tak lagi merumput di Liga Europa musim ini. Miliano Jonathans meninggalkan dan bergabung dengan Excelsior sebagai pemain pinjaman pada pekan lalu. Dengan kepindahan tersebut, Jonathans tak dapat didaftarkan untuk sisa kompetisi Eropa musim ini.

Utrecht sendiri akan menjamu Genk pada dini hari nanti dalam upaya meraih kemenangan mereka di Liga Europa 2025/2026. Hingga matchday sebelumnya, wakil Belanda itu baru mengoleksi satu poin dari enam pertandingan.

Sementara itu, dua laga besar turut mewarnai lanjutan Liga Europa, yakni duel AS Roma kontra serta pertemuan Fenerbahce melawan .

Kedua pertandingan tersebut diprediksi berjalan sengit dan krusial bagi masing-masing tim dalam persaingan menuju fase berikutnya.