Palu, Truestorysport– Umum Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, menyambut langsung kepulangan atlet Akademi Seni Beladiri Karate Indonesia (ASKI) Sulawesi Tengah usai meraih dua medali emas pada (Kejurnas) ASKI di yang berlangsung pada 17–19 April 2026.

Penyambutan dilakukan di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, saat lima atlet bersama satu pelatih dan official tiba menggunakan maskapai komersial dari Jakarta sekitar pukul 06.30 WITA, Senin pagi.

Turut mendampingi Ketum KONI Sulteng dalam penyambutan tersebut, sejumlah pengurus KONI, di antaranya Bendahara Randy Siara.

Sebelum rombongan tiba, Fathur Razaq bersama jajaran pengurus telah lebih dulu menunggu di area kedatangan bandara sebagai bentuk apresiasi atas yang diraih para atlet muda Sulawesi Tengah di tingkat nasional.

Setelah keluar dari terminal kedatangan, para atlet dan pelatih langsung disambut dengan pengalungan kain batik khas Tanah Kaili sebagai simbol penghormatan dan kebanggaan .

Adapun atlet ASKI Sulawesi Tengah yang membawa pulang prestasi di antaranya Sheane Viona Lahasima yang meraih Juara I Kumite Pra Pemula -40 kilogram putri, serta atlet lainnya yang turut memperkuat Sulteng bersama pelatih Rahmat A. Aziz dan official Yulin.

“Selamat datang kembali dari Kejurnas di Jakarta. Terima kasih atas dedikasi dan raihan medali emasnya. Ini prestasi yang membanggakan,” ujar Fathur Razaq saat menyambut para atlet.

Usai prosesi penyambutan, seluruh rombongan diajak sarapan bersama di Roemah Balkot, salah satu tempat kuliner di Kota Palu. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai pertemuan tersebut, yang juga dihadiri orang tua para atlet.

Dalam kesempatan itu, pelatih ASKI Sulteng, Rahmat A. Arifin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan KONI Sulawesi Tengah.

“Terima kasih atas sambutan hangat, dukungan, dan bantuan dari Ketua Umum KONI Sulteng Muhammad Fathur Razaq. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih giat lagi menghadapi kejuaraan ASKI di Jepang mendatang,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Sulawesi Tengah yang telah memberikan dan dukungan selama para atlet bertanding di Jakarta.

Keberhasilan meraih dua medali emas di Kejurnas menjadi bukti perkembangan positif olahraga karate di Sulawesi Tengah, sekaligus menambah optimisme menghadapi ajang-ajang nasional maupun berikutnya.