Truestorysport – Inter Milan akan menghadapi ujian berat saat menjamu Bodo/Glimt pada leg kedua fase gugur . Laga penentuan ini digelar di Stadio Giuseppe Meazza, Rabu (25/2/) dini hari WIB.

Nerazzurri tertinggal agregat 1-3 setelah kekalahan di Aspmyra pada leg pertama. Artinya, Inter wajib menang dengan selisih minimal dua gol untuk menjaga asa lolos ke babak berikutnya.

Leg Pertama

Pada pertemuan di Norwegia, Inter tampil kurang maksimal. Faktor lapangan sintetis dan suhu dingin disebut memengaruhi performa tim tamu. Bodo/Glimt tampil efektif dengan mencetak tiga gol, sementara Inter hanya mampu membalas lewat Francesco Pio Esposito.

Hasil tersebut memicu sorotan terhadap rotasi yang diterapkan pelatih Cristian Chivu. Secara historis, Inter juga tidak terlalu sering berhasil membalikkan defisit dua gol di fase gugur kompetisi Eropa.

Positif di Serie A

Meski tertinggal di Eropa, performa domestik Inter justru sedang menanjak. Mereka mencatat tujuh kemenangan beruntun di Serie A, termasuk kemenangan 2-0 atas Lecce, dan kini memimpin dengan keunggulan 10 poin.

Momentum ini menjadi suntikan moral penting bagi skuad Inter jelang laga hidup-mati di Giuseppe Meazza.

Kondisi Terkini Kedua Tim

Inter dipastikan tampil tanpa yang mengalami cedera betis dan diperkirakan absen sekitar satu bulan. Lini depan kemungkinan akan mengandalkan kombinasi Francesco Pio Esposito, Marcus Thuram, dan Ange-Yoan Bonny.

Kabar baik datang dari kembalinya Denzel Dumfries, Nicolo Barella, dan Hakan Calhanoglu. Kehadiran mereka meningkatkan kualitas transisi permainan, distribusi bola, serta kreativitas di lini tengah.

Di sisi lain, Bodo/Glimt datang dengan kondisi fisik prima usai jeda dingin kompetisi domestik Norwegia. Mereka membawa skuad lengkap dan penuh percaya diri untuk mempertahankan keunggulan agregat.