Palu, Truestorysport – Logo resmi Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) IX Tahun 2027 Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi diperkenalkan dalam soft launching di Palu akhir pekan lalu.
Tidak sekadar menjadi identitas visual ajang olahraga masyarakat terbesar di Indonesia, logo juga merepresentasikan kekayaan budaya, kekuatan alam, serta semangat persatuan dan kebugaran bangsa.
Mengusung ikon burung maleo, logo FORNAS IX 2027 menampilkan filosofi mendalam yang berakar kuat pada karakter dan jati diri Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah.
Burung maleo merupakan fauna endemik khas Sulawesi Tengah yang dikenal dengan keunikan, ketekunan, dan kemandiriannya, mulai dari proses bertelur, menetas, hingga mampu terbang secara mandiri.
Dalam konteks FORNAS, maleo dimaknai sebagai simbol kebebasan, semangat juang, dan kekuatan alam yang menginspirasi masyarakat untuk terus aktif, sehat, dan berdaya melalui olahraga, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Elemen visual pada logo juga diperkaya dengan tiga warna pada bagian ekor, yang merepresentasikan keberagaman Induk Organisasi Olahraga Masyarakat, yakni OPT, OKK, dan OTK, sebagai pilar utama dalam pembinaan olahraga masyarakat nasional.
Selain itu, hadir pula simbol Taiganja, ornamen budaya khas Sulawesi Tengah yang melambangkan keagungan, nilai-nilai luhur, serta kehormatan.
Warna merah yang dominan pada elemen ini mencerminkan semangat juang dan energi sportivitas para peserta dalam setiap kompetisi olahraga masyarakat.
Logo FORNAS IX 2027 juga menonjolkan elemen daun berwarna hijau yang menggambarkan kekayaan alam dan hutan Sulawesi Tengah sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.
Elemen ini sekaligus menegaskan komitmen terhadap kelestarian lingkungan, harmoni dengan alam, dan keberlanjutan, yang menjadi nilai penting dalam olahraga masyarakat.

Makna warna dalam logo semakin memperkuat pesan yang ingin disampaikan. Warna biru melambangkan air sebagai sumber kehidupan, kesejukan, dan kebersamaan, sekaligus mencerminkan keberagaman masyarakat yang bersatu dalam semangat olahraga dan persaudaraan.
Warna kuning merepresentasikan semangat, optimisme, dan kekayaan alam daerah, sementara warna oranye melambangkan warisan budaya megalitikum Sulteng yang telah dikenal hingga dunia internasional, sebagai simbol kebijaksanaan, kejayaan masa lalu, dan pijakan membangun masa depan.
Dari sisi tipografi, logo FORNAS IX 2027 menggunakan bentuk huruf yang kokoh dan modern dengan sentuhan budaya, mencerminkan semangat baru, kemajuan, serta kesiapan Sulteng sebagai tuan rumah FORNAS ke-9 pada tahun 2027.
Seluruh elemen tersebut dirangkum dalam tema besar FORNAS IX 2027, yakni “Merajut Kebersamaan, Membangun Kebugaran Bangsa”, yang menegaskan bahwa FORNAS bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat persatuan, membangun gaya hidup sehat, serta menghidupkan nilai-nilai budaya dan lingkungan dalam olahraga masyarakat. (*)
