Sementara dari cabang pencak silat, Smanor mengirim sembilan pesilat terbaik: Intan Nurul Fatiha, Iman Adi Mulya, Rahma Anggita, Dwi Handayani, Fatimah Tuzahra, Abizard M. Nur, Ayyildziliar, Nazwatul Aulia, dan Muhammad Fitra
Terakhir, dari cabang tinju, tampil tiga petinju muda yakni Axel Timothy, Mega Proskila, Ibnu Zacky, dan Fitry Ramadhani.
Kepala Smanor Jufri menyampaikan rasa bangga atas dedikasi para siswanya yang mendapat kehormatan membela nama daerah di ajang nasional bergengsi tersebut.
“Manfaatkan momentum Popnas ini untuk bertanding sepenuh hati dan menjunjung tinggi sportivitas. Kalian membawa nama baik Sulawesi Tengah dan sekolah. Jangan pikirkan hal-hal lain seperti nilai akademik yang bisa mengganggu fokus saat ini, berikan yang terbaik di arena pertandingan,” pesan Jufri.
Ia juga berpesan agar seluruh atlet menjaga disiplin, etika, dan kekompakan sebagai pelajar teladan.
“Kami bangga, dari berbagai cabang olahraga kalian bisa mewakili Sulteng di ajang multi event pelajar paling bergengsi di tanah air,” tambahnya.
Sementara itu, Wakasek Bidang Kesiswaan Muh. Warsita serta Koordinator Pembinaan Prestasi (Binpres) Mursalim, turut memberikan motivasi kepada para atlet muda tersebut.