Sejarah baru tersebut tercipta pada laga final lower bracket yang mempertemukan Alter Ego (Indonesia) dengan Selangor Red Giants (Malaysia).
Pertandingan krusial ini mencatatkan Peak Views hingga 5,5 juta penonton, sekaligus memecahkan rekor penonton tertinggi sepanjang sejarah mobile esports.
Alter Ego tampil solid dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas SRG. Hasil tersebut tidak hanya memastikan langkah Alter Ego ke grand final, tetapi juga menghidupkan kembali harapan Indonesia untuk kembali mengangkat trofi M Series, setelah terakhir kali EVOS Esports menjuarai M1 World Championship.
Berdasarkan data Esports Charts, Mobile Legends: Bang Bang kini menempati peringkat kedua sebagai gim esports dengan peak viewers tertinggi sepanjang masa, berada tepat di bawah League of Legends yang mencatat angka 6,85 juta penonton.
MLBB bahkan berhasil melampaui popularitas gim-gim besar lain seperti Free Fire, PUBG Mobile, hingga Counter-Strike dari sisi puncak jumlah penonton.
Dengan status sebagai turnamen mobile esports dengan peak viewers tertinggi sepanjang sejarah, M7 World Championship semakin mengukuhkan MLBB sebagai salah satu judul paling dominan di industri esports global.
Secara keseluruhan, angka 5,5 juta PCU tersebut juga menjadi rekor tertinggi kedua dalam sejarah esports, tanpa memandang platform.
Potensi pemecahan rekor pun masih terbuka lebar. Grand final M7 yang mempertemukan Alter Ego dengan Aurora PH diprediksi mampu menarik audiens yang lebih besar, mengingat kuatnya basis penggemar dari Indonesia dan Filipina.
Jika prediksi tersebut terwujud, rekor penonton mobile esports berpeluang kembali diperbarui di panggung M7 World Championship. (*)