, TRUE STORY – Seorang terjatuh saat mengikuti Kejuaraan Paralayang Palu Event (PSE) 2023, di wilayah Desa Balane, , Minggu (19/11). Dimana dalam kejuaraan ini Miranda Nurbaya terjatuh saat mengikuti kelas lintas alam (cross country).

Diketahui bahwa seluruh peserta dilepas atau star dari Puncak Salena dari berbagai lomba. Dalam video yang beredar di media sosial bahwa korban Miranda Nurbaya mengiktui lintas alam dan terjatuh di wilayah Desa Balane, Kabupaten Sigi.

“Belum dapat dipastikan, masih mencari kepastiannya kenapa sampai terjatuh, namun dugaan kami telah terjadi turbulensi,”kata Ketua Persatuan Paralayang Asgaf Umar.

Asgaf menjelaskan bahwa sebagai Technical delegate pada Kejuaraan Paralayang PSE, dan memastikan bahwa Paradagling pilot Miranda Nurbaya dalam kondisi aman, dan masih sempat berkomunikasi saat pertolongan sebelum di bawa ke rumah sakit.

“Sudah koordinasi dengan pihak rumah sakit dan hasil rontgen Miranda aman. Ada pembengkakan di kaki dan pecah bibir karena benturan dengan benda keras. Secara umum kondisinya aman,”ungkapnya.

Asgaf pun menegaskan sebelum turun lomba seluruh peserta tentunya pilot paralayang memiliki lisensi terbang, setiap kejuaraan paralayang dimanapun lisensi terbang adalah utama, sebab lisensi itu termasuk pengetahuan, serta safety dalam perlombaan.

“Iya pernah mengikuti PON Papua Pastinya Miranda punya lisensi baik terbang dan itu wajib dalam kejuaraan paralayang baik di Indonesia dan luar negeri,” tegasnya.

Korban yang sebelumnya dirawat di RS Anutapura Palu saat ini dirujuk ke Palu. “Iyah benar, semalam korban tiba di RS Undata, ” kata Direktur RS Undata Palu drg Herry.