Truestorysports – Menteri Pemuda dan () menegaskan bahwa kebutuhan anggaran untuk kejuaraan yang diselenggarakan oleh semua olahraga tetap aman, meskipun pemerintah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.

“Program untuk setiap cabang olahraga, insyaallah, semua kebutuhan anggaran untuk penyelenggaraan event tidak akan terganggu,” ujar Dito Ariotedjo, Jumat (13/3/2025).

Pernyataan ini merespons kekhawatiran terkait pembinaan atlet dan prestasi di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintahan Prabowo Subianto. Dito menegaskan bahwa meskipun ada penyesuaian, anggaran untuk program kejuaraan di setiap cabang olahraga tetap tersedia.

Saat ini, lanjut Dito, Kementerian Keuangan masih melakukan upaya pemulihan anggaran untuk olahraga. Oleh karena itu, ia meminta semua pengurus cabang olahraga untuk menyiapkan program yang lebih terperinci, efektif, dan efisien guna memastikan penggunaan dana yang optimal.

“Proses pengajuan anggaran kini semakin ketat karena ada skala prioritas yang harus diperhatikan. Namun, terbuka 24 jam untuk membantu seluruh cabang olahraga dalam memperjuangkan kebutuhan mereka,” katanya.

Dito mengakui bahwa kebijakan efisiensi anggaran berdampak pada berbagai kegiatan olahraga. Namun, langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi penggunaan dana pemerintah agar lebih efektif dan tepat sasaran.

Meski demikian, ia memastikan bahwa terhadap semua cabang olahraga dalam mencapai internasional, terutama untuk Asian Games dan Olimpiade, tetap menjadi prioritas utama.

“Kami di Kemenpora berkomitmen untuk tidak mempersulit, tetapi justru memastikan semua kegiatan berjalan efektif, sesuai target, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (*).