Truestorysports – Kiper utama Liverpool, Alisson , terpaksa meninggalkan skuad nasional Brasil lebih awal setelah mengalami cedera kepala dalam pertandingan melawan Kolombia pada Jumat (21/3/2025).

tersebut terjadi pada menit ke-78 ketika Alisson berbenturan keras dengan Kolombia, Davinson Sánchez, sehingga harus ditarik keluar dari lapangan.

Saat ini, kiper berusia 31 tahun itu tengah menjalani pemeriksaan medis lanjutan. Liverpool dalam pernyataan resminya pada Sabtu mengonfirmasi bahwa Alisson telah dalam perjalanan kembali ke Merseyside untuk mendapatkan evaluasi lebih lanjut dari tim medis klub.

“Alisson sedang dalam perjalanan kembali ke Merseyside dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis Liverpool,” tulis pernyataan klub.

Tim medis Brasil sebelumnya mengungkapkan bahwa Alisson menunjukkan tanda-tanda gegar otak ringan setelah insiden tersebut.

Dokter tim, Rodrigo Lasmar, menjelaskan bahwa Alisson tidak mengalami kehilangan ingatan dan tetap dalam sadar, tetapi merespons lebih lambat dari biasanya.

“Becker mengalami benturan di bagian kepala dan ditarik keluar karena dugaan gegar otak. Dia tetap sadar dan tidak mengalami kehilangan ingatan, tetapi reaksinya sedikit melambat, sehingga pergantian pemain menjadi keputusan terbaik,” ujar Lasmar.

Sementara itu, Brasil berhasil mengamankan kemenangan 2-1 atas Kolombia berkat gol penalti dan tendangan spektakuler dari luar kotak penalti oleh Vinícius Júnior.

Cederanya Alisson menjadi pukulan bagi Liverpool, yang kini semakin dihantui krisis kebugaran pemain menjelang laga krusial melawan dalam Derby Merseyside pada 3 April.

Sebelumnya, gelandang Ryan Gravenberch juga mundur dari skuad timnas Belanda akibat cedera setelah tampil di final Cup.

Selain itu, Liverpool sudah lebih dulu kehilangan sejumlah pemain penting seperti , Joe Gomez, Conor Bradley, dan Tyler Morton karena masalah cedera.

Jika Alisson tidak dapat pulih tepat waktu, The Reds kemungkinan besar akan mengandalkan Caoimhín Kelleher sebagai starter dalam pertandingan melawan Everton.

Absennya sejumlah pilar utama tentu menjadi tantangan bagi Liverpool, yang tengah bersaing ketat di papan atas Liga Inggris musim ini. (*)