Palu, Truestorysports – Musyawarah Luar Biasa (Musprovlub) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Sulawesi Tengah akhirnya resmi digelar di salah satu hotel di Kota Palu, Sabtu (18/10). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Ketua Pelaksana Harian Besar (PB) ISSI, Jadi Rajagukguk.

Dalam sambutannya, Jadi Rajagukguk menegaskan bahwa yang terpenting bagi organisasi olahraga adalah memiliki ketua umum yang sehat secara jasmani dan mendapat dukungan dari seluruh pengurus kabupaten/kota. “ISSI tidak terlalu kaku, yang penting tetap berjalan sesuai AD/ART. Bagi pengurus cabang segera lakukan konsultasi dan konsolidasi dengan KONI maupun Pengprov ISSI,” pesannya.

Musprovlub kali ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan ISSI Sulteng setelah sempat vakum akibat berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya tanpa terselenggaranya musyawarah provinsi.

Ketua Caretaker ISSI Sulteng, Helmy Umar, dalam laporannya mengungkapkan bahwa perjalanan organisasi sepeda di Sulteng selama ini penuh dinamika. “ISSI Sulteng penuh drama dan liku-liku. Setelah masa kepengurusan sebelumnya berakhir tanpa Musprov, kami sebagai pencinta sepeda merasa gelisah terhadap masa ISSI,” ujarnya.

Helmi menjelaskan, caretaker dibentuk setelah pihaknya berkoordinasi dengan Sekjen PB ISSI untuk menyiapkan Musprovlub dalam waktu tiga bulan. Namun pihaknya mempercepat proses agar agenda tersebut segera terlaksana.

“Pada 13 Oktober kami mengumumkan bahwa belum ada pendaftar ketua. Kami bahkan berkonsultasi langsung dengan PB ISSI dan , meski beliau sedang di luar , melalui video call,” jelasnya.

Menurut Helmy, sempat muncul kekhawatiran jika tak ada calon yang mendaftar, maka kewenangan akan dikembalikan ke PB ISSI. Namun, pada akhirnya muncul sosok yang dianggap mampu memimpin ISSI Sulteng, yakni Tubagus Mohamad Firmansyah, mantan atlet balap sepeda Jawa Barat yang kini berdomisili dan berkiprah di Kabupaten Morowali.

“Beliau ini kebetulan mantan atlet dan kini berbisnis di Morowali. Karena memang hobi dan peduli pada olahraga sepeda, beliau menyatakan siap maju. Bahkan beliau datang mendaftar langsung dengan naik sepeda, tepat sebelum penutupan pendaftaran pada 16 Oktober pukul 14.00,” tutur Helmi.

Dengan hanya satu calon yang memenuhi syarat, Tubagus Firmansyah ditetapkan sebagai calon tunggal Ketua Umum ISSI Sulteng periode 2025–2029. Ia dikenal memiliki kedekatan dengan sejumlah pimpinan daerah dan telah berkomitmen untuk memajukan olahraga sepeda di Sulteng.

“Beliau berencana membangun velodrome dan sirkuit di kawasan Hutan Kota Palu. Ini menjadi harapan baru bagi atlet dan perkembangan olahraga sepeda di daerah,” tambah Helmy.

Turut hadir dalam Musprovlub tersebut Sekretaris Andi Nur B. Lamakarate, Wakil Sekum KONI, Muhammad Warsita, serta perwakilan pengurus cabang ISSI kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. (*)