Palu, truestorysports — Liga 4 Palu yang memperebutkan Piala Wali Kota bergulir pada Minggu (30/11) sore di Lapangan Kalavata, Kelurahan Nunu.

Kompetisi yang menjadi satu agenda penting PSSI Kota Palu ini diikuti oleh 10 tim peserta dari berbagai klub amatir terbaik di ibu kota Sulawesi Tengah.

Ketua Askot PSSI Kota Palu, Basri Adam, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Liga 4 bukan hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana strategis dalam pencarian talenta muda untuk memperkuat Kota Palu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

“Liga 4 Kota Palu ini kami jadikan ajang seleksi alami. Kami ingin melihat potensi pemain muda, khususnya yang akan kami siapkan menghadapi Porprov tahun depan,” ujar Amir sapaanya, Selasa (2/12).

Ia menegaskan bahwa regulasi pemain di Liga 4 telah disesuaikan dengan regulasi yang akan diterapkan di Porprov 2026, sehingga para pemain junior dapat beradaptasi lebih dini terhadap standar kompetisi yang lebih tinggi.

Pembukaan Liga 4 Seri Palu turut disaksikan oleh Amir, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya pembinaan sepak bola .

Ia menyampaikan harapan besar agar Kota Palu mampu kembali meraih emas pada sepak bola di Porprov 2026 yang akan digelar di Kabupaten Morowali.

“Dengan pembinaan berjenjang melalui kompetisi seperti Liga 4 ini, kami optimistis Kota Palu dapat mempertahankan tradisi emas,” ujarnya. (*)