Palu, – Keheningan sore di Lapangan , Kota Palu, perlahan berubah menjadi suasana penuh kegembiraan, Sabtu (4/12). warga memadati satu ruang publik favorit masyarakat itu dengan dua tujuan mulia: berolahraga sekaligus berdonasi untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Di antara langkah para pelari dan warga yang berolahraga, tampak anak-anak fotografer yang tergabung dalam Palu Photography bersiaga dengan kamera di tangan. Mereka menawarkan konsep unik: setiap warga yang berdonasi melalui QRIS berhak mendapatkan foto dan video aktivitas olahraganya secara gratis.

Aksi sosial kreatif ini merupakan inisiatif Palu Sport Photography dengan Syakir sebagai penanggung jawab kegiatan. Ia mengatakan, Lapangan Vatulemo dan Taman Palu dipilih karena menjadi titik berkumpul masyarakat dari berbagai kalangan.

“Kami memilih tempat ini karena dekat dengan aktivitas warga. Semua orang senang berolahraga di sini, jadi kami mengajak mereka berdonasi sambil melakukan aktivitas yang mereka sukai,” ujar Syakir di sela kegiatan. “Kami ingin berbagi kepedulian bukan hanya lewat uang, tetapi juga lewat kenangan berupa foto dan video.”

Proses donasi dibuat sederhana dan mengikuti perkembangan zaman. Di sejumlah titik lapangan terpasang papan QRIS yang terhubung langsung ke rekening donasi bersama. Warga cukup memindai kode tersebut, mentransfer nominal seikhlasnya, lalu mendatangi fotografer untuk mengabadikan momen mereka.

Wati (35), seorang ibu rumah tangga yang datang bersama dua anaknya, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami hampir setiap hari ke Vatulemo untuk jalan-jalan. Tadi tahu ada donasi ini, langsung ikut. Setelah berdonasi, anak-anak diminta berlari sambil difoto. Mereka senang sekali, punya kenangan di lapangan favorit mereka sekaligus bisa membantu korban bencana,” tuturnya.

Puluhan fotografer dari berbagai di Palu terlibat dalam aksi ini. Mereka membawa beragam peralatan, mulai dari kamera DSLR hingga mirrorless, untuk melayani setiap warga yang berdonasi.

Kegiatan sosial ini berlangsung selama tiga hari, sejak 4 hingga 6 Desember 2025. Hingga hari kedua pelaksanaan, donasi yang terkumpul telah mencapai belasan juta rupiah. Seluruh hasil penggalangan dana tersebut rencananya akan disalurkan kepada para korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Syakir memastikan pengelolaan donasi dilakukan secara transparan. “Ini bukti bahwa masyarakat Palu sangat peduli terhadap sesama. Setelah kegiatan berakhir, kami akan segera menyalurkan donasi dan mempublikasikan laporan penggunaannya melalui media sosial Palu Sport Photography agar semua donatur mengetahui ke mana bantuan mereka disalurkan,” kata Syakir.

Aksi ini menjadi contoh bahwa kepedulian sosial dapat dikemas secara kreatif, sederhana, dan melibatkan partisipasi luas masyarakat, khususnya generasi muda. Jika Anda mau, saya juga bisa menambahkan judul dan lead alternatif sesuai gaya media yang diinginkan. (*/rls)