Palu, truestorysport – Pengurus Provinsi Wadokai Karate-Do Sulawesi Tengah (Sulteng) masa bhakti 2025–2029 resmi dilantik pada Jumat (16/1/2026) di Tanaris. Agenda pelantikan turut dirangkaikan dengan kegiatan Gashuku, Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), serta Kejuaraan Intern yang dihadiri ratusan karateka dari berbagai daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulteng, Muhsin Pakaya, sebagai perwakilan pemerintah daerah.
Pelantikan ini merujuk pada surat keputusan organisasi yang menetapkan susunan pengurus Wadokai Karate-Do Sulteng sejak 2 Agustus 2025.
Dalam keputusan itu, pengurus diminta menjalankan roda organisasi dengan penuh tanggung jawab sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Wadokai Karate-Do serta ADRT Forki.
Susunan pengurus yang dilantik antara lain Ketua Umum Mashuri A Rahim, Ketua Harian Rusli Umar, Sekretaris Umum Muhammad Yusuf, dan Bendahara Fania Dwi Maharani.
Prosesi pelantikan dilakukan oleh Sekjen Wadokai Karate-Do Indonesia dan disaksikan seluruh jajaran serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Wadokai Karate-Do Sulteng, Mashuri A Rahim, menyampaikan apresiasi kepada Rusdy Mastura yang dinilai telah memberikan dedikasi selama 21 tahun memimpin organisasi tersebut.
Mashuri menegaskan pengurus baru memikul amanah besar untuk membangun organisasi yang lebih solid dan berprestasi.
Ia memaparkan lima fokus strategi organisasi, yaitu penguatan struktur dan administrasi hingga tingkat kabupaten/kota, pembinaan atlet sejak usia dini, peningkatan kualitas SDM khususnya pelatih, wasit, dan juri, menjunjung tinggi sportivitas, serta memperluas jaringan dan koordinasi.
“Keberhasilan visi dan program tidak mungkin tercapai tanpa dukungan semua pihak. Wadokai harus menjadi rumah besar bagi karate di Sulteng,” ujarnya.
Akan Gelar Kejuaraan
Masuri juga mengumumkan bahwa Wadokai Sulteng akan menggelar Kejuaraan Wadokai Karate-Do Seri III pada Juni 2026.
Ia berharap pengurus baru mampu membawa nama Sulteng bersinar di level nasional maupun internasional.
Sementara itu, Kadispora Sulteng Muhsin Pakaya menyampaikan dukungan pemerintah terhadap pembinaan karate. Ia mengapresiasi figur ketua yang dianggap mampu melakukan koordinasi dan memperkuat pembinaan atlet.
“Pemerintah juga sedang membenahi fasilitas olahraga. Gubernur sangat mendukung event tingkat nasional, termasuk jika Sulteng menjadi tuan rumah Kejurnas Wadokai Karate-Do Indonesia,” katanya.
Sekjen PB Wadokai Karate-Do Indonesia, Ade Sunarti, menegaskan pelantikan ini menunjukkan proses konsolidasi dan regenerasi berjalan baik. Ia mendorong pengurus segera bergerak melakukan pembenahan kinerja serta pembinaan atlet.
Ade turut menyinggung prestasi atlet Sulteng seperti Reyva Imelda Sambenthiro yang meraih medali emas internasional di Brunei pada 2025, serta Faisal yang menorehkan prestasi di PON.
Menurutnya, kualitas pembinaan harus terus ditingkatkan melalui penguatan organisasi internal dan koordinasi eksternal.