Truestorysport – Sepak takraw merupakan satu cabang olahraga yang sangat populer di kawasan Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Laos, hingga Indonesia. Keunikan olahraga ini terletak pada perpaduan teknik sepak bola dan bola voli, sehingga menyajikan permainan yang atraktif sekaligus menantang.

Sepak takraw dimainkan secara beregu dengan masing-masing terdiri dari orang pemain. Permainan ini menggunakan bola berbahan rotan atau bahan sintetis yang disebut takraw, serta dimainkan di lapangan datar yang dipisahkan oleh net, mirip dengan permainan . Para pemain diperbolehkan menggunakan seluruh anggota tubuh, kecuali tangan, dengan dominasi penggunaan kaki, kepala, dan dada.

Bola sepak takraw memiliki standar khusus. Untuk kategori , berat bola berkisar antara 170–180 gram, sedangkan untuk putri antara 150–160 gram. Lingkar bola berukuran 41–43 cm untuk putra dan 42–44 cm untuk putri, dengan 9 hingga 11 anyaman serta 12 lubang. Sementara itu, ukuran lapangan sepak takraw memiliki panjang 13,40 meter dan lebar 6,10 meter, dengan net setinggi 1,55 meter di bagian tengah lapangan.

Sepak Takraw

Sepak takraw berasal dari Asia Tenggara, meski asal-usul pastinya masih menjadi perdebatan. Beberapa seperti Malaysia, Thailand, Laos, dan Filipina memiliki versi sejarah masing-masing terkait lahirnya olahraga ini.

Di Indonesia, sepak takraw telah dikenal sejak abad ke-16. Pada masa itu, beberapa wilayah di Sumatera masih berada dalam pengaruh Kesultanan Malaka. Masyarakat Melayu dari Malaka kemudian memperkenalkan permainan ini kepada masyarakat Bugis di Sulawesi. Di wilayah Bugis, olahraga ini berkembang pesat dan dikenal dengan nama “sepak raga”.

Istilah “raga” sendiri berasal dari Kesultanan Malaka dan mulai populer di Sulawesi Selatan sejak abad ke-19. Di berbagai negara Asia Tenggara, sepak takraw dikenal dengan nama yang berbeda-beda, seperti Sipa di Filipina, takraw di Thailand, Kataw di Laos, Chinlone di Myanmar, serta sepak raga atau rago di Indonesia.

Awalnya, sepak takraw dimainkan secara individu sebagai hiburan. Namun, seiring perkembangan zaman, olahraga ini berubah menjadi permainan beregu yang kompetitif. Pertandingan sepak takraw secara resmi tercatat pertama kali digelar di Malaysia pada 1935, bertepatan dengan perayaan The Silver Jubilee of George V. Kemudian, pada 16 Mei 1945, sepak takraw mulai dipertandingkan secara resmi di Penang, Malaysia.