Truestorysport – Penundaan pelaksanaan Liga 4 Seri Provinsi Sulawesi Tengah yang dijadwalkan bergulir pada Maret atau setelah Hari Raya Idulfitri 2026 mendapat tanggapan dari manajemen Celebest FC.
Manajer Celebest FC, Ahmadi HB Buraera, menegaskan bahwa perubahan jadwal tersebut tidak memengaruhi komitmen tim dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.
Menurutnya, Celebest FC justru melihat penundaan ini sebagai peluang untuk mematangkan persiapan.
“Kami tetap tancap gas. Penundaan ini memberi waktu persiapan yang cukup panjang bagi tim, terutama untuk membangun kekompakan dan kesiapan fisik pemain,” ujar Ahmadi, Selasa (27/1)
Ia menambahkan, dengan waktu persiapan yang lebih ideal, Celebest FC dapat menyusun program latihan yang lebih terukur.
Hal tersebut dinilai penting mengingat target tim tidak hanya bersaing di tingkat provinsi, tetapi juga menatap peluang melangkah ke level nasional.
“Kalau persiapan maksimal, tentu target kami bukan sekadar ikut. Kami ingin jadi juara di tingkat provinsi dan lolos ke seri nasional yang rencananya digelar pada April,” tegasnya.
Seperti diketahui, pelaksanaan Liga 4 Seri Provinsi Sulawesi Tengah sebelumnya sempat diwarnai ketidakpastian jadwal.
Panitia pelaksana akhirnya memastikan kompetisi baru akan digelar setelah seluruh tahapan administratif dan teknis terpenuhi, dengan estimasi waktu pada Maret atau pasca Idulfitri 2026.
Meski demikian, sejumlah klub tetap memilih bergerak lebih awal dalam mempersiapkan tim, termasuk Celebest FC.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, manajemen berharap tim dapat tampil kompetitif dan siap menghadapi padatnya agenda kompetisi, baik di level provinsi maupun nasional. (*)