Palu, Truestorysport FC, Andhika Mulya Pratomo, menegaskan bahwa persoalan utama timnya sepanjang Championship 2025/2026 bukan terletak pada aspek teknik maupun taktik, melainkan mentalitas . Hal tersebut menjadi fokus utama pembenahan Persipal jelang laga melawan Persela Lamongan, Sabtu (31/1), di Stadion , Palu.

Pernyataan tersebut disampaikan Andhika dalam sesi pre-match press conference, Jumat yang turut dihadiri Persipal, Riku Ichimura. Laga kontra Persela menjadi pertandingan terakhir Persipal FC di kedua, sekaligus momentum penting untuk mengakhiri penantian panjang kemenangan musim ini.

“Perbedaan utama tim musim ini dibanding musim-musim sebelumnya adalah soal mentalitas. Itu yang sedang kami kembalikan, agar pemain punya jiwa pantang menyerah dan rasa memiliki terhadap Persipal FC, terutama untuk bisa bertahan di 2,” ujar Andhika.

Menurutnya, rentetan hasil tanpa kemenangan telah berdampak cukup besar pada kondisi psikologis pemain. Situasi tersebut membuat kepercayaan diri tim kerap menurun, terutama saat menghadapi tekanan di dalam pertandingan.

“Masalah utama kami sebenarnya bukan teknik atau taktikal. Problem terbesar ada pada mental pemain. Mental untuk dan mental menyerah harus dibuang jauh-jauh. Kalau pemain sudah berpikir ‘sudah sulit ‘, itu justru akan membuat kemenangan semakin jauh,” tegasnya.

Andhika menjelaskan, tim pelatih telah melakukan menyeluruh usai kekalahan dari Deltras Sidoarjo. Selain perbaikan aspek permainan, pembenahan mental menjadi prioritas utama agar pemain mampu tampil lebih berani dan fokus sejak awal laga.

Hal tersebut juga berkaitan dengan kebiasaan Persipal yang kerap kebobolan di menit-menit awal pertandingan. Menurut Andhika, kehilangan fokus di awal laga kembali bermuara pada masalah mental dan konsentrasi.

“Dua pertandingan terakhir kami kehilangan fokus di awal. Ini kembali lagi soal mental dan konsentrasi. Kami ingin pemain tampil dengan mental yang kuat, tidak mudah menyerah, dan fokus penuh sejak menit pertama,” jelasnya.