, Truestorysport – Persipal FC kembali gagal meraih hasil maksimal pada lanjutan Championship /2026 setelah taklut atas Persela Lamongan dengan skor 1-3 di Gawalise, Sabtu (31/1). Usai pertandingan, pelatih , , menegaskan bahwa kekalahan timnya lebih disebabkan oleh kesalahan internal ketimbang keunggulan skema lawan.

Dalam sesi konferensi pers pascalaga, menyebut gol yang bersarang ke gawang Persipal berawal dari kelengahan pemain, terutama dalam situasi mati dan transisi permainan.

“Gol pertama dari set piece karena gagal antisipasi. Gol kedua terjadi saat kick-off, konsentrasi pemain hilang sehingga permainan tidak efisien. Gol ketiga kembali dari transisi negatif yang kurang baik,” ujar Andika.

Meski menelan kekalahan, Andhika menilai ada perkembangan dari sisi permainan. Menurutnya, tim mampu tampil menekan dan menguasai jalannya laga, namun penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah besar.

“Permainan sebenarnya sudah ada kemajuan, kami bisa terus menekan, hanya saja banyak peluang yang tidak bisa menjadi gol,” tambahnya.

Senada dengan sang pelatih, pemain Persipal Rexi mengaku kecewa dengan hasil pertandingan. Namun, ia tetap bersyukur karena seluruh pemain dapat menyelesaikan laga tanpa cedera.

“Kami sangat tidak puas dengan kekalahan ini, tapi alhamdulillah semua diberikan keselamatan,” ujar Reksi singkat.

Menghadapi sisa kompetisi, Andhika menegaskan evaluasi akan terus dilakukan. Jeda kompetisi selama sekitar 12 hari akan dimanfaatkan untuk membenahi kekurangan tim, termasuk peluang menambah pemain sebelum penutupan pada 10 Februari.

“Target kami tetap sama, keluar dari zona degradasi dan musim depan Persipal tetap berlaga di Liga 2,” tegas Andhika