Truestorysport – Pelatih Benfica, Jose Mourinho, kembali menjadi sorotan jelang pertemuan melawan Real Madrid di babak play-off fase gugur UEFA Champions League pekan ini.
Ini menjadi pertemuan kedua kedua tim dalam sebulan terakhir, setelah sebelumnya Benfica secara mengejutkan menundukkan Los Blancos dengan skor 4-2. Kekalahan tersebut memaksa Madrid harus melalui jalur play-off untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Kenangan Indah di Santiago Bernabeu
Mourinho bukan sosok asing bagi publik Santiago Bernabeu. Ia pernah menangani Real Madrid selama tiga musim, dari 2010 hingga 2013. Dalam periode tersebut, pelatih asal Portugal itu mempersembahkan sejumlah trofi dan membangun fondasi tim yang kompetitif di level domestik maupun Eropa.
Hingga kini, Mourinho masih dikenang dan dihormati oleh sebagian besar pendukung Madrid. Tak heran, setiap kali muncul gejolak atau ketidakstabilan di tubuh klub, namanya kerap dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke ibu kota Spanyol.
Musim ini, ketika masa depan pelatih sempat menjadi spekulasi, Mourinho juga disebut-sebut sebagai kandidat potensial. Namun, ia memilih meredam rumor dan menegaskan komitmennya bersama Benfica.
Klausul Kontrak yang Buka Peluang
Menurut laporan media Spanyol, Mourinho saat ini merasa nyaman melatih Benfica. Ia menikmati kepulangannya ke Portugal, menghabiskan waktu bersama keluarga di Lisbon, serta membangun proyek jangka panjang bersama klub.
Meski demikian, terdapat klausul dalam kontraknya yang berpotensi membuka jalan menuju Real Madrid. Pelatih berusia 63 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi dua musim, namun memiliki opsi untuk tidak melanjutkan kerja sama tanpa penalti finansial dalam 10 hari setelah laga terakhir Benfica musim ini.
Artinya, Mourinho bisa bergabung dengan klub mana pun tanpa harus membayar klausul pelepasan. Situasi tersebut secara teori memudahkan jika Real Madrid suatu saat memutuskan untuk memanggilnya kembali.
Madrid Belum Pertimbangkan Opsi
Saat ini, manajemen Real Madrid dikabarkan belum mempertimbangkan opsi memulangkan Mourinho. Meski hubungannya dengan Presiden Florentino Perez sempat merenggang dalam beberapa tahun terakhir, Mourinho diyakini masih menyimpan kedekatan emosional dengan klub yang pernah ditanganinya itu.
Dalam waktu dekat, keduanya akan kembali bertemu, baik pada leg pertama play-off di Lisbon maupun pada laga balasan di Bernabeu.
Untuk saat ini, Mourinho fokus melanjutkan proyeknya di Benfica dan mempersiapkan tim menghadapi musim depan. Namun, jika panggilan dari Real Madrid benar-benar datang, bukan tidak mungkin segalanya bisa berubah.
Sumber: Madrid Universal