“Kami satu-satunya tim Liga Champions yang hanya memiliki jeda dua hari. Setelah laga tandang di Eropa, kami kembali menjalani laga tandang melawan salah satu tim paling intens di liga,” jelasnya.
Meski kalah, Slot menilai Liverpool mendominasi jalannya pertandingan secara keseluruhan. Ia hanya menyesalkan sepuluh menit terakhir yang membuat situasi menjadi lebih sulit bagi timnya.
Menanggapi dua gol Bournemouth yang tercipta dalam rentang tujuh menit, Slot menolak menyalahkan Virgil van Dijk. Ia menilai kondisi angin kencang di stadion sangat memengaruhi arah bola sepanjang pertandingan.
“Tidak adil jika menyalahkan Virgil. Sepanjang pertandingan, angin sangat memengaruhi bola. Bahkan pada satu momen, saya mengira bola akan sampai ke kiper, tetapi tiba-tiba jatuh ke Mohamed Salah,” katanya.
Slot juga mengungkapkan bahwa Liverpool sempat bermain dengan sepuluh pemain setelah Joe Gomez mengalami cedera usai benturan dengan Alisson Becker. Kondisi tersebut turut memengaruhi stabilitas tim, meski Slot menilai gol kedua Bournemouth bukan semata-mata akibat kekurangan jumlah pemain.
Terkait kondisi Gomez, Slot menjelaskan sang bek tidak mampu melanjutkan pertandingan karena mengalami benturan keras di lutut. Hingga kini, tim medis masih memantau perkembangannya.
“Lutut Joe mengalami benturan langsung. Dia jelas tidak bisa melanjutkan pertandingan. Alisson juga mengalami pembengkakan di lutut,” ungkap Slot.