Truestorysport – Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengaku frustrasi setelah timnya menelan kekalahan dramatis 2-3 dari AFC Bournemouth pada lanjutan kompetisi di Vitality Stadium, Minggu (25/1) malam WITA.
Gol Amine Adli pada detik-detik terakhir pertandingan memastikan Liverpool pulang tanpa poin sekaligus mengakhiri catatan tak terkalahkan The Reds yang sebelumnya bertahan selama 13 laga.
Liverpool sejatinya menunjukkan mental kuat dalam pertandingan tersebut. Sempat tertinggal dua gol, tim tamu mampu bangkit dan menyamakan kedudukan.
Virgil van Dijk mencetak gol melalui sundulan menjelang turun minum, sebelum Dominik Szoboszlai menyempurnakan kebangkitan Liverpool lewat tendangan bebas indah sepuluh menit jelang laga usai.
Namun, upaya keras tersebut berakhir pahit ketika Bournemouth mencetak gol kemenangan di pengujung laga. Slot menilai gol tersebut sangat menyakitkan karena timnya tidak memiliki waktu untuk memberikan respons.
“Tentu saja ini sangat membuat frustrasi. Kebobolan selalu menyebalkan, apalagi ketika tidak ada waktu tersisa untuk bangkit. Setelah skor 2-2, kami masih mencoba menekan, tetapi beberapa pemain kehabisan energi,” ujar Slot dalam konferensi pers usai laga dilansir dari laman resmi klub.
Slot menegaskan kondisi fisik pemain menjadi faktor penting dalam pertandingan ini. Ia menyebut Liverpool harus menjalani jadwal padat, termasuk laga tandang di kompetisi Eropa dua hari sebelumnya, sementara Bournemouth memiliki waktu pemulihan yang lebih ideal.
“Kami satu-satunya tim Liga Champions yang hanya memiliki jeda dua hari. Setelah laga tandang di Eropa, kami kembali menjalani laga tandang melawan salah satu tim paling intens di liga,” jelasnya.
Meski kalah, Slot menilai Liverpool mendominasi jalannya pertandingan secara keseluruhan. Ia hanya menyesalkan sepuluh menit terakhir yang membuat situasi menjadi lebih sulit bagi timnya.
Menanggapi dua gol Bournemouth yang tercipta dalam rentang tujuh menit, Slot menolak menyalahkan Virgil van Dijk. Ia menilai kondisi angin kencang di stadion sangat memengaruhi arah bola sepanjang pertandingan.
“Tidak adil jika menyalahkan Virgil. Sepanjang pertandingan, angin sangat memengaruhi bola. Bahkan pada satu momen, saya mengira bola akan sampai ke kiper, tetapi tiba-tiba jatuh ke Mohamed Salah,” katanya.
Slot juga mengungkapkan bahwa Liverpool sempat bermain dengan sepuluh pemain setelah Joe Gomez mengalami cedera usai benturan dengan Alisson Becker. Kondisi tersebut turut memengaruhi stabilitas tim, meski Slot menilai gol kedua Bournemouth bukan semata-mata akibat kekurangan jumlah pemain.
Terkait kondisi Gomez, Slot menjelaskan sang bek tidak mampu melanjutkan pertandingan karena mengalami benturan keras di lutut. Hingga kini, tim medis masih memantau perkembangannya.
“Lutut Joe mengalami benturan langsung. Dia jelas tidak bisa melanjutkan pertandingan. Alisson juga mengalami pembengkakan di lutut,” ungkap Slot.
Slot juga menyoroti manajemen kebugaran pemain di tengah jadwal padat dan badai cedera. Ia menyebut keputusan tidak memainkan Hugo Ekitike sejak awal laga murni demi menjaga kondisi fisik sang striker, yang menjadi satu-satunya penyerang murni tersedia dalam beberapa pekan ke depan.
Selain itu, ia menegaskan pergantian Milos Kerkez pada jeda babak pertama bukan disebabkan cedera maupun pertimbangan taktik, melainkan sebagai langkah preventif untuk menghindari risiko kelelahan berlebih.
“Kami harus mengelola beban pemain dengan sangat hati-hati. Itu realitas yang kami hadapi saat ini,” tutup Slot.
Kekalahan ini membuat Liverpool harus segera berbenah, terutama dalam menjaga konsistensi hingga menit akhir pertandingan, di tengah padatnya jadwal dan keterbatasan opsi pemain. (*)