Truestorysport- ( Team) kembali menunjukkan dominasinya setelah meraih kemenangan keduanya di Belanda yang digelar pada Minggu (30/6/2024). Kemenangan ini sekaligus memastikan hattrick Bagnaia di Sirkuit Assen setelah ia juga menjadi juara pada dua sebelumnya.

Dengan raihan 23 kemenangan bersama Ducati, pebalap bernomor # ini semakin mendekati perolehan poin (Prima Pramac Racing) di klasemen sementara. Saat ini, selisih poin keduanya hanya berjarak 10 poin sebelum seri selanjutnya di Jerman.

Martin sendiri tampil ngotot untuk mengejar Bagnaia namun harus puas dengan posisi kedua. Sementara itu, podium ketiga menjadi milik Enea Bastianini (Ducati Lenovo Team) yang tampil gemilang sepanjang akhir . Bastianini menunjukkan gebrakan luar biasa dengan merangsek ke depan setelah memulai balapan dari posisi start ke-10.

Lampu start tanda dimulainya balapan padam, Bagnaia langsung melesat ke posisi terdepan. Martin juga tak mau kalah dan berhasil menempati posisi di tikungan pertama sebelum akhirnya menyalip Maverick Viñales ( Racing) pada lap yang sama.

Marc Marquez (Gresini Racing MotoGP™) tak butuh waktu lama untuk menunjukkan taringnya. Ia berhasil menyusup melewati Viñales untuk merebut posisi ketiga. Tiga pebalap terdepan ini kemudian terlibat persaingan ketat dengan catatan waktu tercepat yang silih berganti.

Di kelompok tengah, pertarungan sengit terjadi untuk memperebutkan posisi lima besar. (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) dan Pedro Acosta (Red Bull GASGAS Tech3) terlibat duel ketat. Di Giannantonio akhirnya berhasil melepaskan diri dari kejaran Acosta sebelum menyalip Viñales untuk merebut posisi keempat.

Drama terus berlanjut. Di Giannantonio kemudian kembali menyalip Marc Marquez untuk merebut posisi ketiga. Sementara itu, di kelompok belakang, Bastianini berhasil mengejar dan melewati Acosta yang mulai mengalami masalah dengan ban belakangnya. Bastianini melancarkan manuver apik di Tikungan 5 pada lap ke-18.

Di barisan terdepan, selisih waktu antara Bagnaia dan Martin semakin melebar menjadi hampir dua detik dengan sisa balapan kurang dari 10 lap.