Truestorysports – PSIS Semarang akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas PSS Sleman pada laga pekan ke-15 Pegadaian Championship 2025/26. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (10/1), dengan kick-off pukul 15.30 WIB.
Datang ke Sleman, tim berjuluk Mahesa Jenar membawa energi baru menyusul kehadiran sejumlah rekrutan anyar pada bursa transfer paruh musim. Skuad asuhan Jafri Sastra diperkuat sekitar 12 pemain baru, termasuk pemain asing dan pemain naturalisasi, yang diharapkan mampu mendongkrak performa tim pada sisa kompetisi.
Tak hanya mendapat suntikan kekuatan dari pemain baru, PSIS juga tengah berada dalam tren positif usai meraih kemenangan 2-0 atas Persipal FC pada laga terakhir di Semarang. Hasil tersebut menjadi kemenangan penting yang mengangkat PSIS keluar dari posisi juru kunci klasemen Grup 2 atau Grup Timur.
Saat ini PSIS menempati peringkat kesembilan dengan koleksi delapan poin, jumlah yang sama dengan Persiku Kudus di posisi kedelapan. Sementara dasar klasemen kini ditempati Persipal FC dengan enam poin.
Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, memastikan timnya dalam kondisi siap menghadapi laga tandang tersebut. Ia menyebut fokus utama saat ini adalah menjaga kebugaran pemain hingga hari pertandingan.
“Alhamdulillah kami sudah siap. Tinggal bagaimana kami memfasilitasi agar anak-anak tetap fit sampai pertandingan nanti,” ujar Jafri Sastra dikutip dari laman resmi I League, Sabtu.
Pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat, itu juga menjelaskan bahwa proses adaptasi para pemain baru berjalan cukup lancar. Sebagian besar pemain anyar telah bergabung sejak dua pekan terakhir dan mengikuti sesi latihan bersama tim.
“Mereka sudah ikut latihan dan juga menyaksikan pertandingan kami sebelumnya. Jadi proses adaptasinya tidak terlalu sulit karena mereka pemain profesional,” katanya.
Meski demikian, Jafri belum dapat memastikan seluruh pemain baru bisa diturunkan pada laga kontra PSS Sleman. Kepastian tersebut masih bergantung pada proses pengesahan dan regulasi yang baru akan final menjelang pertandingan.
“Pemain baru sudah kami siapkan, tetapi memang harus menunggu pengesahan. Setelah itu baru bisa dipastikan siapa saja yang bisa dimainkan,” tambahnya.
Terkait kekuatan lawan, Jafri mengakui PSS Sleman merupakan tim solid dengan materi pemain berkualitas dan ambisi besar untuk promosi ke kasta tertinggi. Posisi PSS di klasemen yang berada di atas PSIS juga menjadi indikator kekuatan tuan rumah.
“Sleman adalah tim dengan pemain-pemain bagus dan ambisi besar untuk naik kasta. Secara posisi klasemen, mereka juga berada di atas kami,” ucap Jafri.
Meski demikian, ia menegaskan PSIS tetap datang dengan tekad meraih hasil maksimal. Namun, Jafri menekankan bahwa target jangka panjang tim tetap realistis.
“Target besar tentu tidak mungkin mengejar ke atas terlalu jauh. Yang paling realistis saat ini adalah bagaimana PSIS bisa bertahan lebih dulu. Setelah itu baru kita bicarakan rencana ke depan,” pungkasnya.