Palu, Truestorysport – Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional, Adil Hakim, menegaskan bahwa Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) IX Tahun 2027 bukan sekadar perhelatan olahraga, melainkan puncak dari Gerakan Indonesia Aktif yang tumbuh dari kebiasaan dan partisipasi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Adil Hakim dalam sambutannya pada Soft Launching FORNAS IX 2027 yang digelar di salah satu hotel di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu malam.
Menurut Adil Hakim, FORNAS merupakan ruang perjumpaan besar olahraga masyarakat Indonesia yang menjunjung nilai kebersamaan dan kegembiraan, bukan semata-mata kompetisi.
“FORNAS bukan tentang menang atau kalah. FORNAS adalah tentang bertemu, bergerak bersama, dan saling mendukung dalam semangat kebugaran dan persaudaraan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa olahraga masyarakat tumbuh dari kebiasaan, kebersamaan, dan partisipasi warga dalam komunitas-komunitas Induk Organisasi Olahraga (Inorga). Dari situlah KORMI dibangun, yakni dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat.
“Olahraga masyarakat harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, budaya, serta ruang kebersamaan. FORNAS adalah perwujudan dari semangat itu sebagai agenda besar Gerakan Indonesia Aktif,” tambahnya.
Adil Hakim juga menyinggung keberhasilan penyelenggaraan FORNAS VIII di Nusa Tenggara Barat, yang dinilainya mampu menghadirkan dampak sosial dan ekonomi nyata serta multiplier effect bagi daerah. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam menyongsong FORNAS IX 2027 di Sulawesi Tengah.
Melalui momentum soft launching ini, KORMINAS mengajak seluruh KORMI provinsi dan Inorga untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini. Persiapan tidak hanya terkait keikutsertaan kontingen, tetapi juga penguatan aktivitas olahraga masyarakat di daerah masing-masing.