Truestorysport – SSB Galara Utama kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pusat pembinaan sepak bola usia dini di Kota Palu. Sekolah sepak bola yang bermarkas di Kelurahan Boyaoge itu sukses menjuarai Liga TopSkor Zona Palu kategori usia 10 tahun (KU-10) setelah menang di partai final yang digelar di lapangan sepakbola mini Palu Arena, Sabtu (17/1/2026) malam.
Kemenangan tersebut terasa istimewa karena menjadi gelar pertama Galara Utama setelah bertahun-tahun absen dari podium juara. SSB yang pernah melahirkan pesepak bola nasional Witan Sulaeman ini menunjukkan bahwa tradisi pembinaan talenta muda masih terus berjalan.
Pada laga final, Galara Utama memastikan gelar juara lewat kemenangan tipis 1-0. Gol semata wayang dicetak oleh Razan Al Araf yang tampil gemilang sepanjang pertandingan. Berkat penampilan impresifnya, Razan juga dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.
Tak hanya itu, sejumlah pemain Galara Utama turut meraih penghargaan individu. Ajilong terpilih sebagai gelandang terbaik, Rafa menyabet penghargaan kiper terbaik, sementara Azka dinobatkan sebagai bek terbaik.
Manajer tim Galara Utama, Riyan Toana, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian anak asuhnya. Ia menilai gelar juara KU-10 ini menjadi fondasi penting bagi perjalanan panjang para pemain muda Galara Utama.
“Alhamdulillah, kemenangan pertama di final KU-10 ini menjadi langkah awal yang sangat berharga. Terima kasih kepada para pemain yang sudah berjuang dengan penuh semangat, para pelatih, orang tua, dan semua pihak yang selalu mendukung. Ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju prestasi yang lebih baik,” ujar Riyan.
Di bawah arahan pelatih kepala Husen DM, Galara Utama berharap prestasi ini menjadi pemicu kebangkitan pembinaan sepak bola usia dini di Boyaoge, sekaligus melahirkan talenta-talenta baru yang kelak mampu mengikuti jejak Witan Sulaeman di level nasional.