Prestasi ini semakin mempertegas posisi Lewandowski sebagai salah satu striker paling konsisten di era modern sepak bola, meskipun kompetisi bagi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Liga Champions masih dipimpin oleh nama-nama seperti Messi dan Ronaldo.
Menurut statistik resmi kompetisi, gol Lewandowski yang baru menempatkan dia di antara para legenda yang paling sering menemukan jaringan di Eropa.
Bahkan UEFA pernah mencatat bahwa Lewandowski adalah pemain ketiga dalam sejarah yang mencetak 100 gol di Liga Champions, setelah Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, sebuah prestasi yang menunjukkan konsistensi luar biasa di panggung dunia.
Dengan catatan gol yang luas terhadap banyak lawan dan pengalaman lebih dari satu dekade bermain di level tertinggi, Lewandowski terus menjadi ancaman utama bagi setiap pertahanan di Liga Champions.
Gol-golnya tidak hanya menunjukkan ketajaman di depan gawang, tetapi juga kemampuan beradaptasi di berbagai era sepak bola Eropa. (*)