Truestorysport – Pelatih interim Manchester , Michael Carrick, menegaskan dirinya tak ingin larut dalam euforia meski sukses membawa timnya menaklukkan Manchester City pada lanjutan Liga musim /.

Menurutnya, kemenangan tersebut harus menjadi tolok ukur performa, bukan sekadar momen sesaat.

“Saya tidak sedang terbawa suasana. Ini satu hasil, tetapi perasaan seperti ini perlu menjadi hal yang rutin dengan tingkat performa seperti itu,” ujar Carrick, dikutip dari Sky usai , Sabtu (17/1).

Manchester United meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas rival sekota dalam pertandingan ke-22 yang digelar di Stadion Old Trafford.

Dua gol Setan Merah dicetak oleh Bryan Mbeumo pada menit ke-65 dan Patrick Dorgu pada menit ke-76, sekaligus memastikan tiga poin penting di hadapan publik sendiri.

Hasil tersebut membawa Manchester United naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 35 poin. Kemenangan atas Manchester City juga memperpanjang catatan positif Carrick sebagai pelatih interim, yang hingga kini belum tersentuh kekalahan.

Carrick mengakui laga tersebut terasa spesial, terutama karena persiapan tim dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Meski demikian, ia menegaskan bahwa fokus utama tetap pada konsistensi performa di pertandingan-pertandingan berikutnya.

“Hari ini memang istimewa. Kami menyusun semuanya dengan cepat dan mencoba memberikan pengaruh pada tim. Ada ikatan emosional yang kuat antara staf dan terkait apa yang ingin kami lakukan,” jelas Carrick.

Pelatih berusia 44 tahun itu juga menilai kondisi fisik dan mental para pemain berada pada level yang tepat untuk menghadapi laga besar. Menurutnya, kesiapan tersebut menjadi kunci keberhasilan tim dalam meredam permainan Manchester City.

Ia pun memberikan apresiasi tinggi terhadap sikap dan mentalitas Manchester United yang dinilainya menunjukkan keinginan kuat untuk terus berkembang.

“Para pemain fantastis. Anda tidak pernah benar-benar tahu bagaimana jalannya pertandingan, tetapi mereka menunjukkan kesiapan yang luar biasa,” ujar Carrick.

Lebih lanjut, Carrick menyebut rencana permainan yang disiapkan berjalan efektif karena setiap pemain memahami dan menjalankan perannya dengan disiplin.

“Mereka mau belajar, bersemangat, dan benar-benar menginginkannya. Kami punya rencana untuk mencapai hal-hal tertentu dan setiap pemain menjalankan tugasnya dengan sangat baik,” pungkasnya. (*)