Namun, risiko degradasi juga mengintai. Tim yang finis di posisi juru kunci (peringkat 10) akan langsung terdegradasi ke Liga Nusantara. Sedangkan tim peringkat sembilan dari masing-masing grup akan menjalani laga Play-off Degradasi di mana yang kalah harus turun kasta.
Selain format, Ileague juga bakal hadirkan VAR dan Elite Pro Academy (EPA).
Persipal Fc yang berada di Grup Timur harus siap menghadapi persaingan ketat. Grup ini dihuni oleh sejumlah tim kuat, termasuk tiga tim yang baru saja terdegradasi dari Liga 1: Barito Putera, PSS Sleman, dan PSIS Semarang.
Selain itu, tim-tim tangguh seperti Persipura Jayapura, Persela Lamongan, Persiba Balikpapan, Deltras FC, serta dua pendatang baru Kendal Tornado dan Persiku Kudus juga akan menjadi lawan yang patut diwaspadai.
Kompetisi Liga 2 musim ini rencananya akan mulai digelar pada bulan Oktober 2025. Dengan format yang lebih menantang dan persaingan yang semakin ketat, Persipal Palu dituntut untuk tampil konsisten demi menjaga peluang promosi dan menghindari ancaman degradasi. (*)