Palu, Truestorysports – Segala sesuatu terjadi bukan tanpa alasan. Ungkapan itu terasa tepat menggambarkan perjalanan AKL 88 yang akhirnya memastikan diri sebagai juara Liga 4 Seri Kota Palu 2025. Di balik kesuksesan tersebut, terselip peran penting seorang juru taktik yang menjalani debut sempurna di kompetisi resmi.
Dia adalah Hidayat Udin, atau yang akrab disapa Yayat. Mantan pemain Persipal FC era 2000-an itu sukses mengantar AKL 88 merengkuh trofi juara usai menaklukkan Artika Property pada partai final yang berlangsung Selasa (16/12).
AKL 88 sejatinya tidak diunggulkan dalam laga puncak tersebut. Pasalnya, pada fase enam besar sebelumnya, mereka sempat menelan kekalahan telak dari Artika Property. Status lawan sebagai tim favorit juara pun membuat peluang AKL kerap dipandang sebelah mata.
Namun, racikan strategi Yayat mampu mengubah segalanya. AKL 88 tampil disiplin, solid, dan penuh determinasi. Permainan kolektif yang ditunjukkan membuat laga berjalan sengit hingga akhirnya AKL 88 berhasil melakukan revans dan keluar sebagai kampiun.

Bagi Yayat, pencapaian ini terasa begitu istimewa. Selain menjadi gelar perdana bagi AKL 88 di ajang Liga 4 Palu, trofi tersebut juga menandai debut manisnya sebagai pelatih di kompetisi resmi.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa diberikan kemenangan dan menjadi yang terbaik di event Liga 4 Seri Kota Palu. Ini semua berkat kerja keras para pemain yang sudah memberikan yang terbaik, serta dukungan dan kerja sama tim ofisial,” ujar Yayat usai pertandingan.
Baca Halaman Selanjutnya>>>
Ia mengakui, gelar tersebut merupakan yang pertama sepanjang karier kepelatihannya. “Ini gelar juara pertama, baik untuk AKL 88 maupun untuk saya pribadi sebagai pelatih di lapangan besar. Ini juga pengalaman perdana saya melatih di event liga resmi,” tambahnya.
Keberhasilan AKL 88 menjuarai Liga 4 Palu menjadi bukti bahwa kerja keras, kepercayaan, dan strategi yang tepat mampu menumbangkan prediksi. Tak ada yang kebetulan, semua tercipta dari proses panjang dan keyakinan yang tak pernah padam.
Atas hasil itu, Hidayat Udin turut ditetapkan sebagai pelatih terbaik pada kejuaraan. Selamat Coach!