Palu, Truestorysport – Pemain muda asal Kota Palu, Sulawesi Tengah, ini akan jadi lawan Persipal Fc saat melawan Persela Lamongan dalam laga putaran terakhir Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Gawalise, Palu, Sabtu (31/1).
Dia adalah Haikal Rihka Riza. Pemain kelahiran tahun 2005 ini jadi salah satu sorotan saat Persela Lamongan menantang Persipal Palu
Haikal Riza merupakan gelandang serang berusia 21 tahun yang kini menjadi salah satu tumpuan Persela Lamongan, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir.
Menariknya, laga ini akan terasa spesial bagi Haikal karena ia akan kembali menginjakkan kaki di tanah kelahirannya setelah bertahun-tahun berkarier di luar daerah.
Berdasar laporan Transfermarkt , Haikal resmi bergabung dengan Persela Lamongan dengan status pinjaman dari klub Super League, Persik Kediri pada bursa transfer Januari 2026.
Sejauh ini, ia telah mencatatkan tiga penampilan bersama Persela di ajang Championship.
Karier sepak bola Haikal bermula bersama SSB Galara Utama yang bermarkas di Kelurahan Boyaoge. Ia juga sempat memperkuat Tadulako Soccer School U15 di bawah asuhan Head coach Napoleon Luas dalam sejumlah turnamen lokal pada tahun 2020.
Bakatnya kemudian membawanya merantau ke Jawa dan bergabung dengan Persik Kediri EPA Liga 1 pada musim 2023/2024.
Musim berikutnya, Haikal melanjutkan kiprahnya bersama Persiba Balikpapan di Liga Nusantara 2024/2025. Bersama tim berjuluk Beruang Madu, ia turut berkontribusi membawa Persiba promosi ke Liga 2 melalui jalur play-off.

Performa konsistennya membuat Haikal mendapat promosi ke tim senior Persik Kediri pada musim 2025/2026. Ia bahkan sempat mencatatkan dua kali penampilan di ajang Super League sebelum akhirnya dipinjamkan ke Persela Lamongan.
Kini, Haikal menjadi salah satu dari 19 pemain yang diboyong Persela Lamongan ke Palu di bawah arahan pelatih kepala Bima Sakti. Dalam sesi jumpa pers jelang laga, Haikal menegaskan kesiapannya untuk memberikan hasil maksimal bagi timnya.
“Saya siap memberikan tiga poin untuk Persela Lamongan,” ujar Haikal dengan penuh keyakinan.
Meski akan berhadapan dengan tim asal kampung halamannya, Haikal mengaku sangat senang bisa kembali ke Palu setelah lama merantau.
“Sudah lima tahun saya meninggalkan Kota Palu. Tentunya saya sangat senang bisa kembali ke Palu,” tutupnya. (*)