Tekanan Madrid nyaris berbuah hasil saat Jude Bellingham memperoleh peluang emas pada menit ke-65, namun sepakannya melambung di depan gawang.

Petaka justru datang di penghujung laga. Madrid harus bermain dengan sembilan orang setelah Raul Asencio menerima kartu kuning kedua pada menit ke-92, disusul kartu merah untuk Rodrygo pada menit ke-97 akibat protes keras kepada wasit.

Keunggulan jumlah dimanfaatkan Benfica untuk menutup laga dengan gol keempat. Dalam situasi tendangan bebas, Anatoliy Trubin yang ikut naik ke kotak penalti menanduk bola kiriman Fredrik Aursnes, memastikan kemenangan Benfica 4-2.

Trubin memastikan kemenangan Benfica 4-2 atas Real Madrid. Foto: dok SL Benfica

Hasil ini membuat Real Madrid finis di posisi kesembilan fase liga dengan 15 poin, tertinggal satu angka dari Manchester City di peringkat kedelapan. Alhasil, Los Blancos gagal otomatis dan harus melalui babak play-off.

Sementara itu, kemenangan krusial ini mengantar Benfica mengamankan posisi ke-24, atau tiket terakhir ke babak play-off, dengan koleksi sembilan poin dari delapan pertandingan, unggul selisih gol atas Marseille.

Potensi Bertemu di Play-Off

Kekalahan ini juga membuka peluang pertemuan kembali antara Real Madrid dan Benfica di fase gugur. Berdasarkan skema undian play-off Liga , Real Madrid yang finis di posisi kesembilan akan berstatus tim unggulan (seeded) dan hanya akan diundi melawan salah satu dari dua tim non-unggulan, yakni Benfica atau Bodø/Glimt.

Artinya, duel ulangan Madrid kontra Benfica masih sangat mungkin terjadi dalam fase play-off dua leg. Undian babak play-off sendiri dijadwalkan berlangsung pada Jumat waktu setempat di markas UEFA, Nyon, Swiss, dan akan menentukan lawan resmi Los Blancos dalam upaya mereka menembus babak 16 besar.

Potensi pertemuan Real Madrid di fase gugur juga menyimpan narasi emosional tersendiri. Jose Mourinho berpeluang kembali menginjakkan kaki di Santiago Bernabéu, kali ini sebagai pelatih kubu lawan, jika skenario undian mempertemukan Madrid dengan tim yang kini diasuhnya.

Sosok yang pernah mempersembahkan gelar Copa del Rey 2011 dan membawa Madrid menembus Liga Champions secara beruntun itu tentu akan menjadi magnet perhatian, sekaligus menghadirkan drama antara Mourinho dan mantan klubnya.

Susunan Pemain

Benfica:
Anatoliy Trubin; Samuel Dahl, Nicolas Otamendi, Tomas Araujo, Dedic; Fredrik Aursnes, Leandro Barreiro; Andreas Schjelderup (Antonio Silva 90′), Heorhii Sudakov (Enzo Barrenechea 83′), Gianluca Prestianni (Joao Rego 87′); Vangelis Pavlidis (Franjo Ivanovic 90′)

Real Madrid:
Thibaut Courtois; Federico Valverde, Dean Huijsen (David Alaba 78′), Raul Asencio, Alvaro Carreras (Jorge Cestero 79′); Arda Guler ( 79′), Aurelien Tchouameni (Eduardo Camavinga 50′), Jude Bellingham; Franco Mastantuono (Rodrygo 50′), Kylian Mbappe, Vinicius .