Truestorysport – Bintang LeBron James untuk pertama kalinya dalam 21 tahun tidak terpilih sebagai starter dalam All-Star Game 2026, menghentikan rekor panjang sejak awal kariernya di liga Amerika Serikat.

Pemain berusia 41 tahun itu tidak termasuk dalam lima pilihan utama Western Conference pada pengumuman starter yang dirilis NBA, yang menggunakan kombinasi suara penggemar, pemain, dan untuk menentukan susunan starting five.

Alhasil, nama LeBron absen dalam lineup pemain inti All-Star, meskipun tetap berpeluang dipilih sebagai cadangan oleh para NBA yang akan diumumkan kemudian menjelang pertandingan midseason showcase tersebut.

Sebaliknya, rekan satu tim LeBron di Lakers, Luka , tampil dominan dalam voting dan masuk daftar starter dari Wilayah Barat bersama sejumlah megabintang lain seperti Stephen , Shai Gilgeous-Alexander, Nikola Jokić, dan Victor Wembanyama.

Sementara di Wilayah Timur, daftar starter All-Star dihuni pemain seperti Giannis Antetokounmpo, Jaylen Brown, Jalen Brunson, Cade Cunningham, dan Tyrese Maxey.

Rekor LeBron ini menarik karena sejak musim 2005, hampir sepanjang kariernya di NBA, ia selalu menjadi starter All-Star Game, menunjukkan konsistensinya sebagai satu pemain paling dominan di liga.

Namun musim -2026 ini ia melewatkan 14 pertandingan awal karena mengalami masalah skiatika, dan performanya yang belum stabil sepenuhnya setelah kembali bermain kemungkinan menjadi faktor utama dalam absennya ia dari jajaran starter.

NBA All-Star Game 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 15 Februari 2026 di Intuit Dome, Inglewood, Los Angeles, dengan format baru yang membagi 24 pemain menjadi tiga tim, dua tim Amerika Serikat dan satu tim internasional, yang bersaing dalam seri pertandingan mini sebelum final.

Fans dan pengamat liga kini menantikan keputusan akhir apakah LeBron akan tetap tampil di pertandingan All-Star sebagai cadangan, atau apakah baru akan tercipta bagi ikon Lakers itu menjelang babak pertengahan musim NBA. (*)