Truestorysports – Lawan-lawan Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 pada Maret mendatang mulai terungkap. Skuad Garuda dikabarkan akan menghadapi Bulgaria dan Saint Kitts & Nevis dalam pertandingan yang akan berlangsung di Indonesia.
Indonesia menjadi salah satu dari sembilan tuan rumah FIFA Series 2026. Agenda turnamen ini akan digelar dalam FIFA Matchday pada 23-31 Maret 2026, di mana tim-tim nasional dari berbagai belahan dunia akan bertanding untuk mengasah kemampuan jelang kompetisi internasional yang lebih besar.
Media Bulgaria, Fakti, melaporkan bahwa tim nasional Bulgaria akan berpartisipasi dalam FIFA Series Maret 2026 di Indonesia, meski konfirmasi resmi masih menunggu pengumuman final.
“Tim nasional sepak bola Bulgaria akan berpartisipasi dalam edisi kedua turnamen FIFA Series, yang akan diadakan antara 23-31 Maret 2026,” tulis media tersebut.
“Tim asuhan pelatih Alexander Dimitrov akan berangkat ke Indonesia, tempat para ‘singa’ akan ditempatkan. Pengumuman resmi diharapkan segera,” tambahnya.
Bulgaria saat ini menempati peringkat ke-88 FIFA per 22 Desember 2025, dengan total 1.272,19 poin. Negara yang pernah melahirkan Dimitar Berbatov ini akan menjadi lawan uji coba yang menarik bagi Indonesia.
Sementara itu, Timnas Indonesia berada di peringkat ke-122 FIFA, dengan perolehan 1.144,73 poin, di bawah arahan pelatih John Herdman.
Hadapi Ranking 154 FIFA
Selain Bulgaria, satu negara lain yang dikonfirmasi bakal tampil di FIFA Series Indonesia adalah Saint Kitts & Nevis, yang menempati peringkat ke-154 dengan 1.035,25 poin.
“Saint Kitts & Nevis telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka di grup Indonesia. Bulgaria diperkirakan akan segera diumumkan, bersama satu negara lain,” jelas laporan resmi.
Federasi Sepak Bola Saint Kitts & Nevis menegaskan bahwa partisipasi mereka di FIFA Series 2026 akan menjadi kesempatan penting untuk menguji kemampuan tim menghadapi berbagai gaya bermain, sekaligus melanjutkan persiapan untuk kompetisi regional dan internasional di masa depan.
“Pertandingan di Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan tim, pengalaman, dan kesempatan bagi para pemain kami untuk menunjukkan bakat mereka di belahan dunia,” ungkap federasi tersebut. (*)