Mataram, Truestorysports – Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI) Sulawesi Tengah sukses menambah pundi-pundi medali kontingen Sulteng pada ajang Festival Olahraga Nasional (FORNAS) VIII yang digelar di Nusa Tenggara Barat.

olahraga orienteering yang dilaksanakan di kawasan kampus Universitas Mataram mulai Rabu 30 2025 itu, menjadi ajang pembuktian bagi FONI Sulteng, Mohammad Fauzan.

Ia berhasil meraih medali usai mencatatkan waktu 32 menit 21 detik di M 35. Keberhasilan ini menjadi capaian membanggakan bagi kontingen Sulteng, khususnya di orienteering.

“Alhamdulillah bisa menyumbang medali. Target kita belum selesai karena masih ada peluang dari nomor Labirin,” ujar Fauzan yang akrab disapa Ojan.

Sementara itu, sejumlah pegiat orienteering muda dari FONI Sulteng yang turut bertanding belum berhasil menembus podium. Beberapa di antaranya harus menghadapi kendala teknis di lapangan.

Meski begitu, semangat para atlet muda tak surut, terlebih masih ada kategori Labirin yang akan dipertandingkan Kamis (31/7) esok.

Baca Halaman Selanjutnya


FONI Sulawesi Tengah mengirimkan enam atlet muda untuk berlaga di berbagai kategori usia, mulai dari hingga U-21, dengan nomor lomba Sprint dan Labyrinth. Beberapa di antaranya sempat meraih medali pada FORNAS ke VII di Barat.

FONI Sulteng menatap optimistis sisa pertandingan di FORNAS VIII NTB, khususnya di kategori Labirin yang berpotensi menambah medali.

Daftar atlet FONI Sulteng:

  1. Rivaldi Putra (Sprint & Labyrinth)
  2. Andi Syawal – U21 Putra (Sprint & Labyrinth)
  3. Mawaddah – U20 Putri (Sprint & Labyrinth)
  4. Nuraisya – U20 Putri (Sprint & Labyrinth)
  5. Ahmad Syauqi – U20 Putra (Sprint & Labyrinth)
  6. Raizal Abrar – U16 Putra (Sprint). (*)