Palu, Truestorysport – Turnamen sepak bola usia dini Forsgi Cup VI digelar di Lapangan Mini Soccer Pintu Palu, Minggu (1/2) pagi. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus pembinaan bagi Sekolah Sepak Bola (SSB) di wilayah Palu, Sigi, dan Donggala.
Sebanyak enam tim SSB asal Kota Palu ambil bagian dalam turnamen ini, dengan mempertandingkan kategori usia 10–12 tahun. Forsgi Cup VI tidak hanya berfokus pada hasil pertandingan, tetapi juga pada proses pembinaan karakter dan sportivitas pemain muda.
Ketua Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (Forsgi) Sulawesi Tengah, AKBP H. Harsana Wisnu Brata, mengatakan turnamen ini memiliki nilai spesial karena menjadi bagian dari rangkaian pembinaan menuju piala Menpora seri nasional 2026.
“Forsgi Cup kali ini spesial karena ke depan akan ada festival seri nasional. Melalui turnamen ini, kami ingin melihat semangat bermain anak-anak, bukan sekadar mengejar kemenangan,” ujar Wisnu.
Menurutnya, Forsgi menekankan pentingnya disiplin dalam berlatih dan bermain, sejak usia dini. Disiplin tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter pemain sepak bola masa depan.
“Kami ingin menanamkan nilai disiplin, kebersamaan, dan sportivitas. Ini bukan hanya soal teknik bermain, tetapi juga pembentukan mental dan sikap di dalam maupun di luar lapangan,” tambahnya.
Ia berharap Forsgi Cup dapat terus menjadi wadah positif bagi anak-anak untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang sepak bola, sekaligus menjauhkan generasi muda dari aktivitas negatif di tengah perkembangan teknologi dan gaya hidup pasif.
“Sepak bola harus menjadi ruang yang sehat dan menyenangkan bagi anak-anak, sekaligus menjadi sarana pembinaan berkelanjutan,” tutup Wisnu. (*)