, Truestorysports – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Morowali selaku tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2026, menggelar rapat koordinasi bersama seluruh technical delegate (TD) dari 29 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dan diperlombakan. Rapat berlangsung di Hotel Sultan Raja, Kota Palu, dan dihadiri lengkap oleh para perwakilan cabang olahraga.

Kabupaten Morowali, Yusman Mahbub, yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, hadir bersama Ketua Harian KONI Morowali beserta jajaran. Dari KONI Provinsi Sulawesi Tengah turut hadir Plh Umar, Sekum Moh. Warsita, serta Bendahara Umum Amiruddin.

Menurut Yusman, rapat koordinasi ini merupakan inisiatif Kabupaten Morowali untuk memastikan kesiapan teknis maupun sebelum pelaksanaan Porprov. “Kami ingin memastikan bahwa technical delegate dari seluruh cabang olahraga memahami regulasi dan menyiapkan technical handbook sejak awal. Ini juga bentuk keseriusan Morowali sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Beberapa agenda penting dibahas dalam pertemuan tersebut, di antaranya Maskot dan Logo Porprov 2026.

KONI Morowali memastikan maskot dan logo resmi belum diluncurkan. Peluncuran akan dilakukan secara khusus dengan menghadirkan simbol Si Jonga sebagai ikon Porprov 2026.

Rapat juga menekankan pentingnya memastikan Pengprov maupun Pengcab dari setiap cabang olahraga tetap aktif. Jika ditemukan kepengurusan yang tidak berjalan, KONI Provinsi bersama KONI Kabupaten/Kota diminta segera mendorong pembenahan agar seluruh dapat dipertandingkan pada Porprov.

Serta penyusunan Technical Handbook.
Sejumlah cabang olahraga mengusulkan penyesuaian regulasi, termasuk penambahan nomor pertandingan. Hal ini dilakukan agar sejalan dengan standar pelaksanaan NTT-NTB .

Sekum KONI Sulteng, Moh Warsita menegaskan seluruh regulasi dan handbook yang telah disusun wajib segera disosialisasikan ke KONI Kabupaten/Kota agar para peserta bisa mempersiapkan diri lebih awal.

“Porprov masih lebih dari satu tahun lagi, tetapi seluruh aspek teknis, organisasi, hingga anggaran sudah harus disiapkan sejak sekarang,” tegas Warsita. (*)