Palu,truestory.id– Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memberikan atensi khusus terhadap honorarium staf Sekretariat KONI Sulteng yang belum dibayarkan selama enam bulan. Hal ini disampaikan dalam audiensi pengurus KONI Sulteng di ruang kerja Gubernur, Rabu, 23 Juli 2025.
Audiensi tersebut membahas berbagai agenda penting, mulai dari persiapan Rapat Kerja (Raker) dan Musyawarah Provinsi (Musprov) KONI yang sempat tertunda, hingga permasalahan keterlambatan honor staf.
Wakil Ketua Umum KONI Sulteng, Helmy Umar, menyatakan bahwa pihaknya siap menyelenggarakan Raker pada Agustus 2025 dan dilanjutkan Musprov.
Ia juga berharap arahan dari Gubernur agar konsolidasi organisasi berjalan optimal, mengingat agenda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Morowali tahun depan.
Terkait masalah honor, Helmy menyampaikan bahwa sejumlah staf sekretariat, termasuk penjaga kantor dan tenaga administrasi, belum menerima pembayaran karena dana hibah Triwulan I dan II dari Dispora belum cair.
Padahal, dasar pembayaran telah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Sulteng Nomor 500.2.2.14/524.1/10.Adm. Pem-4.5/2024.
Menanggapi hal itu, Gubernur Anwar langsung memerintahkan Asisten I, Fahruddin Yambas, untuk menginstruksikan Kadispora segera menindaklanjuti pencairan.
“SK hibahnya sudah saya tandatangani. Dzolim kita jika hak-hak staf tidak dibayarkan,” tegas Gubernur seperti dikutip Helmy.
Audiensi ini menjadi langkah penting dalam memastikan roda organisasi KONI Sulteng tetap berjalan demi kemajuan olahraga di daerah.