Palu, Truestorysports – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Sulawesi Tengah 2025 resmi ditutup oleh Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, yang diwakili Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat, Fahrudin Yambas, di GOR Bumi Kaktus Andiraga Pettalolo, Kota Palu, Jumat (29/8).
Dalam sambutannya, Fahrudin menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh atlet, pelatih, panitia, serta ofisial yang telah berpartisipasi dan bekerja keras demi suksesnya penyelenggaraan POPDA tahun ini.
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta terima kasih kepada seluruh peserta. Kalian semua adalah pemenang karena telah berani tampil, berjuang, dan memberikan yang terbaik,” ucapnya.
Fahrudin menekankan, olahraga bukan hanya tentang meraih medali, melainkan juga pembentukan karakter. Nilai-nilai seperti disiplin, kerja keras, kejujuran, sportivitas, dan semangat pantang menyerah harus terus ditanamkan agar generasi muda Sulteng tumbuh menjadi pribadi sehat, kuat, dan unggul dalam prestasi.
“Bagi para juara, saya ucapkan selamat. Teruslah berlatih dan jangan cepat puas. Masih banyak tantangan yang harus kita hadapi, terutama di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS). Sementara bagi yang belum berhasil meraih medali, jangan berkecil hati. Kegagalan hari ini adalah batu loncatan menuju kesuksesan di masa depan,” tambahnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa POPDA bukan sekadar ajang perebutan prestasi, tetapi juga wahana pembinaan generasi muda, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat fair play. Melalui POPDA, diharapkan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tengah, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai bagian dari prosesi penutupan, dilakukan penyerahan bendera pataka kepada perwakilan Kabupaten Buol yang ditunjuk sebagai tuan rumah POPDA Sulteng 2026. (*)
