Truestorysport – Penyerang Persija Jakarta, Gustavo Almeida, menegaskan tekad timnya untuk segera bangkit saat menghadapi Bali FC dalam lanjutan 2025/26. Kekalahan -2 dari Arema FC pada laga sebelumnya membuat jarak Persija dengan pemuncak klasemen, Persib Bandung, melebar menjadi enam poin.

Situasi tersebut diakui Gustavo menjadi pukulan bagi tim. Namun, ia menegaskan peluang Macan Kemayoran untuk memangkas selisih angka masih sangat terbuka. Dengan 14 pertandingan tersisa atau total 42 poin yang masih bisa diperebutkan, Gustavo optimistis Persija mampu kembali bersaing dalam perebutan gelar.

“Sejujurnya itulah bola. Tentu saja kami sebagai pemain tidak menyukai kekalahan, apalagi di setiap pertandingan kami selalu menargetkan kemenangan. Semua dukungan yang ada juga untuk menang, dan kami para pemain serta staf berpikir dengan cara yang sama,” ujar Gustavo dilansir dari lama resmi klub.

Menurut penyerang asal Brasil itu, kekalahan dari Arema terjadi karena detail kecil yang luput dari perhatian timnya.

“Namun adalah soal detail. Ada satu momen di mana kami kehilangan detail tersebut dan itu membuat kami kalah. Tapi itulah sepak bola,” lanjutnya.

Wajib Menang di Gianyar

Persija kini bersiap melakoni laga tandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, akhir pekan nanti. Gustavo menegaskan kemenangan menjadi target mutlak demi menjaga peluang tetap berada di jalur persaingan.

“Kami bersyukur masih punya banyak pertandingan ke . Masih ada 14 laga dengan total 42 poin yang bisa diperebutkan, dan itu poin yang besar. Ini belum berakhir,” tegasnya.

Ia memastikan tim telah melakukan pembenahan dalam sesi latihan untuk memperbaiki kekurangan yang terlihat di laga sebelumnya.

“Kami akan terus memperbaiki diri di latihan, mengikuti apa yang diinginkan pelatih, dan menatap laga berikutnya dengan target menang,” katanya.

Skuat Lebih Komplet

Optimisme Gustavo juga didukung komposisi skuad yang kini semakin lengkap. Pada kedua musim ini, Persija mendatangkan tujuh pemain anyar, yakni Fathurrahman, Shayne Pattynama, Mauro Zijlstra, Cyrus Margono, Alaeddin Ajaraie, Paulo Ricardo, dan Jean Mota.

Kehadiran para pemain baru tersebut diyakini menambah kedalaman dan kualitas tim dalam mengarungi sisa kompetisi.

“Kami punya pemain yang sangat bagus di sini. Kehadiran mereka membuat tim terasa seperti sebuah . Saya berharap mereka yang datang dapat membantu kami meraih kesuksesan bersama Persija,” tutup Gustavo.

Dengan jadwal yang masih panjang dan komposisi tim yang semakin solid, Persija bertekad menjadikan laga kontra Bali United sebagai momentum kebangkitan dalam perburuan gelar musim ini.