Truestorysports – Hari ini menandai 68 tahun sejak salah satu tragedi paling memilukan dalam sejarah sepak bola terjadi. Pada 6 Februari 1958, sebuah pesawat British European Airways jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Munich, Jerman.
Kecelakaan ini merenggut 23 nyawa dari total 44 penumpang, termasuk delapan pemain Manchester United.
Insiden tragis ini terjadi setelah Manchester United bertanding di perempat final European Cup (sekarang Liga Champions) melawan Red Star Belgrade di Beograd, Serbia.
Saat dalam perjalanan pulang ke Manchester, tim Setan Merah harus singgah di Munich untuk mengisi bahan bakar. Namun, kondisi cuaca yang buruk akibat badai salju menghambat penerbangan mereka.
Dikutip dari History, penerbangan tim sempat tertunda selama satu jam karena salah satu pemain lupa membawa paspornya.
Kemudian, saat berada di Munich, pilot James Thain mengalami kesulitan dalam dua kali upaya lepas landas akibat masalah mesin.
Pada percobaan ketiga, pesawat gagal mendapatkan daya angkat yang cukup, keluar dari landasan, menabrak pagar, dan akhirnya menghantam sebuah rumah kosong sebelum meledak.
Di lokasi kejadian, tujuh pemain Manchester United tewas seketika. Salah satu pemain legendaris, Duncan Edwards, sempat bertahan selama dua minggu sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir akibat luka parah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.