Truestorysport – Ganda campuran , Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, menunjukkan ketangguhan mental saat mengawali langkah mereka di Daihatsu Indonesia Masters 2026.

Tampil di hadapan publik sendiri di Istora , , Rabu (21/), pasangan 24 dunia itu meraih kemenangan dramatis atas wakil , Goh Soon Huat/Lai Shevin Jemie, lewat pertandingan rubber game yang ketat dan menegangkan.

Adnan/Indah harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan dengan skor 18-21, 21-18, 22-20 pada babak pertama. Sejak gim pembuka, duel berjalan intens dengan reli-reli panjang dan tekanan tinggi dari kedua pasangan. Meski sempat berada dalam posisi tertekan, Adnan/Indah mampu menjaga dan tampil solid pada -poin krusial.

Kemenangan ini terasa semakin istimewa karena sekaligus menjadi ajang revans. Pada pertemuan sebelumnya di 2025, Adnan/Indah harus mengakui keunggulan Goh/Lai dengan skor telak 9-21, 20-22. Kali ini, bermain di Istora, mereka berhasil membalikkan keadaan dan menumbangkan pasangan Malaysia yang kini menempati peringkat 11 dunia.

Indah Cahya Sari Jamil mengungkapkan bahwa kunci kemenangan terletak pada kemampuan menjaga ketenangan saat pertandingan memasuki fase paling menentukan di gim ketiga.

“Di poin-poin terakhir kami benar-benar fokus ke tugas masing-masing. Tidak mau terlalu banyak berpikir, yang penting bolanya masuk dan reli bisa dijaga,” ujar Indah.

Menurutnya, pasangan Indonesia berusaha menghindari tekanan akibat situasi skor yang ketat. “Kami tidak mau memikirkan sudah 20-20 atau siapa yang unggul. Kami jalani satu poin demi satu poin, step by step,” tambahnya.

Sementara itu, Adnan Maulana menegaskan bahwa secara teknis tidak banyak perubahan dalam pola permainan. Namun, pembelajaran dari pertemuan sebelumnya menjadi faktor penting dalam menghadapi pasangan Malaysia tersebut.