Palu, Truestorysport — Moh Natsir Said resmi menjalankan tugas sebagai caretaker Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palu.
Dalam peran barunya tersebut, Natsir menegaskan langkah awal yang akan ditempuh adalah melakukan konsolidasi menyeluruh dengan seluruh pemangku kepentingan olahraga di Kota Palu.
Menurut Natsir, konsolidasi penting dilakukan guna menyatukan persepsi dan meredam dinamika yang berkembang pasca polemik Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot).
Konsolidasi tersebut tidak hanya menyasar internal KONI dan cabang olahraga, tetapi juga melibatkan Pemerintah Kota Palu sebagai mitra strategis.
“Kami akan melakukan konsolidasi dengan semua pihak untuk menyatukan persepsi, termasuk dengan Pemkot Palu sebagai orang tua KONI Kota Palu,” ujar Natsir, Rabu lalu.
Ia menegaskan, status caretaker bersifat sementara dan tidak boleh berlarut-larut. Oleh karena itu, salah satu fokus utama selama masa tugasnya adalah mempercepat terbentuknya kepengurusan KONI Kota Palu yang definitif melalui mekanisme organisasi yang sah dan sesuai aturan.
“Sebagai caretaker, saya berharap status ini tidak berlangsung lama. Harus segera terbentuk pengurus definitif agar roda organisasi berjalan normal,” tegasnya.
Natsir juga mengimbau seluruh pihak yang memiliki kepentingan terhadap KONI Kota Palu agar menahan diri dan tidak menyebarkan isu-isu yang berpotensi memperkeruh suasana.
Menurutnya, situasi yang kondusif sangat dibutuhkan demi menjaga fokus pembinaan atlet dan keberlanjutan program olahraga.
“Saya mengajak semua pihak untuk tidak menyebarkan isu-isu yang justru memanaskan situasi. Kita butuh ketenangan agar olahraga Kota Palu tidak terganggu,” katanya.
Lebih lanjut, Natsir menyatakan keterbukaannya terhadap komunikasi dan dialog. Ia menegaskan siap memberikan penjelasan kepada siapa pun yang membutuhkan klarifikasi terkait tugas dan langkah-langkah yang diambil selama masa caretaker.
“Saya sebagai caretaker siap memberikan penjelasan. Semua bisa dibicarakan secara terbuka dan bijaksana,” pungkasnya.
Dengan pendekatan konsolidatif dan dialogis tersebut, Natsir berharap polemik yang terjadi dapat segera disudahi dan KONI Kota Palu kembali fokus pada pembinaan prestasi serta persiapan menghadapi agenda olahraga daerah dan nasional. (*)