Truestorysport – Pacific Caesar Surabaya kembali harus menunda kemenangan perdana mereka musim ini. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Pacific tak mampu mempertahankan keunggulan dan akhirnya menelan kekalahan ketujuh beruntun (0–7) setelah ditaklukkan Tangerang Hawks Basketball dengan skor tipis 84–87, Sabtu malam (7/2).
Pacific sejatinya tampil meyakinkan sejak awal laga. Keunggulan dibangun dengan susah payah sepanjang tiga kuarter, bahkan sempat unggul hingga 15 poin.
Namun, momentum tersebut runtuh di kuarter keempat saat Pacific hanya mampu mencetak 12 poin, membuka jalan bagi kebangkitan tim tamu.
Titik balik pertandingan terjadi dalam tiga menit terakhir. Jeantal Cylla menjadi aktor utama comeback Hawks lewat tembakan tiga angka yang menyamakan kedudukan menjadi 82–82.
Tak berhenti di situ, Cylla kembali menjadi penentu setelah dilanggar M. Aulaz Ariezky Septano saat melepaskan tembakan tripoin. Free throw tambahan sukses dieksekusi, menciptakan four-point play yang membawa Hawks berbalik unggul 83–82.
Cylla kembali mencetak poin krusial di sisa satu setengah menit pertandingan untuk menjauhkan keunggulan Hawks menjadi 86–84. Di tujuh detik terakhir, Joao Vitor Franca Dos Santos menambah satu poin melalui free throw, memastikan kemenangan Hawks dengan skor akhir 87–84. Sementara itu, upaya tembakan tiga angka penentu dari Gregorio Claudie Wibowo gagal menemui sasaran, memaksa Pacific kembali menelan pil pahit.
Cylla menutup laga dengan performa impresif, mencatatkan 29 poin, 10 rebound, enam assist, empat steal, dan satu blok. Ia mengaku kemenangan tersebut merupakan hasil dari eksekusi strategi yang matang.
“Saya pikir ini kemenangan yang kami raih berkat strategi pelatih yang sangat baik. Pacific adalah tim yang luar biasa dan kami kesulitan di awal. Tapi kami berhasil bangkit dan mengamankan kemenangan,” ujar Cylla dilansir dari laman resmi IBL.
Selain Cylla, Franca tampil dominan dengan torehan 23 poin dan 22 rebound dalam 40 menit bermain, sementara Joshua Cunningham menyumbang 12 poin. Strategi pelatih kepala Hawks, Tondi Raja Syailendra, juga menjadi sorotan dengan keputusannya menahan Yesaya Saudale di babak pertama.
Saat diturunkan di paruh kedua, Yesaya memberi dampak signifikan dalam mengatur tempo dan distribusi bola. Meski hanya mencetak enam poin, ia berhasil mencatatkan 10 assist.
Di kubu Pacific, AJ Bramah menjadi pencetak angka terbanyak dengan 30 poin, ditambah 14 rebound, empat assist, dua steal, dan satu blok.
Pemain anyar Pacific, Gregoryshon Magee, tampil solid dengan kontribusi 14 poin, delapan rebound, dan lima assist dalam 40 menit bermain.
Christian Yudha menyumbang 12 poin, sementara Daffa Dhoifullah mencetak 11 poin sebelum harus keluar karena foul-out.
Selanjutnya, Pacific Caesar Surabaya akan kembali menjalani laga kandang dengan menjamu Kesatria Bengawan Solo pada Minggu malam, dalam upaya mengakhiri tren negatif mereka musim ini. (*)