Gubernur Anwar menambahkan bahwa Kejurnas bukan hanya menjadi ajang adu teknik dan taktik, melainkan juga ruang mempererat silaturahmi, memperkuat karakter, mental juang, serta kedisiplinan atlet muda Indonesia.
Selain manfaat olahraga, ajang nasional ini turut memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Tingkat hunian hotel meningkat, UMKM bergeliat, dan aktivitas ekonomi lokal ikut tumbuh selama pelaksanaan kejuaraan.
“Olahraga bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi,” tegasnya.
Kejurnas Anggar 2025 di Palu juga menjadi ajang seleksi menuju Kejuaraan Asia 2026, di mana Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah. Gubernur berharap Sulawesi Tengah dapat kembali ditunjuk menjadi lokasi penyelenggaraan tingkat Asia tersebut.

“Kita berharap Kejurnas ini berjalan sukses sebagai barometer kesiapan kita. Jika berhasil, bukan tidak mungkin kita menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Gubernur memberi pesan khusus kepada para atlet agar bertanding dengan semangat tinggi, menjunjung sportivitas, serta tetap rendah hati.
“Pemenang sejati adalah mereka yang berjuang jujur, fokus, dan memberikan kemampuan terbaiknya.”
Ia juga menitipkan amanah kepada para wasit dan juri untuk menjalankan tugas secara adil, objektif, dan profesional demi menjaga martabat olahraga anggar. (*)