Palu, truestorysports – Senyum bangga terpancar dari wajah para atlet usai memastikan diri keluar sebagai juara umum cabang olahraga atletik pada Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XXIII Sulawesi Tengah .

Dengan torehan 5 medali , 3 , dan 4 , Parimo membuktikan diri sebagai kekuatan utama atletik pelajar di Sulteng.

Keberhasilan ini tak hanya milik para atlet muda yang berlari kencang di lintasan, melompat tinggi, dan melempar sejauh mungkin. Ada kerja keras panjang yang menopang tersebut mulai dari peran para pelatih, dukungan keluarga besar olahraga, hingga kontribusi mantan atlet nasional asal Parigi Moutong yang kini berkiprah di Jakarta.

PASI Parigi Moutong, Mawardin S.Pd., M.Si, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh atlet yang telah berjuang dan mengharumkan nama daerah. Terima kasih juga kepada para pelatih, khususnya Kepala Pelatih Bapak Supardin S.Pd yang tanpa lelah membina dan menyusun program latihan dengan penuh dedikasi,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Supardin memang sentral dalam perjalanan atletik Parigi Moutong. Ia tak hanya menjadi pengarah teknik, tetapi juga figur yang menyatukan para pelatih, termasuk jajaran pembina dari SMANOR.

Mereka bahu-membahu menyiapkan talenta muda agar mampu bersaing di level provinsi, bahkan menatap peluang lebih besar di ajang nasional.

Di balik euforia medali, ada kisah mengharukan….

Baca Halaman Selanjutnya>>>