Truestorysport – Kiper muda Antonin Kinsky mengalami malam yang buruk saat Tottenham Hotspur menghadapi Atletico Madrid dalam laga UEFA Champions League. Penjaga gawang berusia 22 tahun itu harus ditarik keluar oleh pelatih interim Igor Tudor hanya 17 menit setelah pertandingan dimulai.
Keputusan tersebut memicu kritik dari mantan pemain sekaligus komentator sepak bola Ally McCoist. Ia menilai pergantian cepat itu dapat berdampak buruk terhadap mental sang pemain.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano, Tottenham sudah tertinggal 0-3 ketika Tudor memutuskan mengganti Kinsky dengan Guglielmo Vicario.
Tiga Gol Cepat Atletico
Pertandingan berjalan buruk bagi Tottenham sejak menit awal. Pada menit keenam, Kinsky terpeleset saat menguasai bola sehingga memberikan peluang mudah bagi Marcos Llorente untuk mencetak gol pembuka bagi Atletico Madrid.
Kesalahan lain dari lini pertahanan Tottenham terjadi pada menit ke-14 ketika Micky van de Ven kehilangan keseimbangan. Situasi itu dimanfaatkan dengan baik oleh Antoine Griezmann untuk menggandakan keunggulan tuan rumah.
Hanya satu menit berselang, kesalahan kembali terjadi. Kinsky kehilangan penguasaan bola di area berbahaya sehingga memudahkan Julian Alvarez menceploskan bola ke gawang kosong dan membawa Atletico unggul 3-0.
Situasi tersebut membuat Tudor langsung mengambil keputusan mengganti Kinsky dengan Vicario pada menit ke-17.
Keputusan Tudor Dikritik
Ally McCoist yang menjadi komentator pertandingan mengaku bersimpati dengan Kinsky dan menyayangkan keputusan pelatih Tottenham tersebut.
Menurutnya, kesalahan memang terjadi, tetapi mengganti kiper dalam waktu sangat cepat dapat merusak kepercayaan diri pemain muda tersebut.
Mantan kiper Inggris Joe Hart juga menyampaikan pendapat serupa. Ia menyebut momen tersebut sangat menyakitkan bagi Kinsky.
“Saya sangat merasa kasihan kepadanya. Dia mengalami 14 menit yang sangat buruk. Itu situasi yang sangat berat bagi pemain muda,” ujar Hart.
Tottenham Tertekan
Atletico Madrid mencetak tiga gol hanya dalam 22 menit pertama pertandingan. Tottenham sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Pedro Porro sebelum turun minum, tetapi mereka tetap tertinggal 1-4 pada akhir babak pertama.
Tekanan terhadap Igor Tudor semakin besar sejak ia ditunjuk menggantikan Thomas Frank yang dipecat awal musim ini. Hingga kini, pelatih asal Kroasia tersebut masih berjuang meraih kemenangan pertamanya bersama Spurs.
Selain menghadapi ancaman tersingkir dari Liga Champions, Tottenham juga sedang mengalami masa sulit di kompetisi domestik. Di ajang Premier League, klub berjuluk The Lilywhites itu berada hanya satu poin di atas zona degradasi.
Situasi semakin berat karena Tottenham harus menjalani laga tandang menghadapi Liverpool FC pada akhir pekan mendatang.
Sumber: Mirror