Arsenal terus mendominasi jalannya pertandingan dengan serangan dari kedua sisi sayap. Namun, rapatnya pertahanan Villa dan kurang efektifnya penyelesaian akhir membuat skor kacamata bertahan hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, Arsenal meningkatkan intensitas permainan dan langsung memecah kebuntuan.
Kesalahan Emiliano Martinez saat mengantisipasi sepak pojok Bukayo Saka dimanfaatkan dengan sempurna oleh Gabriel Magalhaes untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Empat menit berselang, Arsenal menggandakan keunggulan. Martin Odegaard sukses merebut bola di lini tengah sebelum mengirimkan umpan terobosan kepada Martin Zubimendi, yang menuntaskannya dengan sepakan terukur ke pojok kanan gawang Villa.
Tertinggal dua gol, Aston Villa mencoba mengubah pendekatan permainan lewat sejumlah pergantian pemain. Namun, dominasi Arsenal tetap tak terbendung.
Gol ketiga lahir pada menit ke-69 melalui sepakan keras Leandro Trossard dari dalam kotak penalti. Gol tersebut sempat ditinjau VAR sebelum akhirnya disahkan.
Arsenal kian menjauh pada menit ke-78. Gabriel Jesus mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan tarik Trossard dari sisi kiri, mengubah skor menjadi 4-0.