Palu, Truestorysport — Komite Olahraga Nasional (KONI) Sulawesi Tengah mengapresiasi pelaksanaan Open Tournament Pencak Silat Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira yang digelar pada 2–8 Februari 2026 di Palu. tersebut dinilai menjadi strategis dalam pembinaan dan peningkatan prestasi atlet pencak silat di Sulawesi Tengah maupun nasional.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Harian KONI Sulteng, Moh Ifan Taufan, yang hadir langsung mewakili KONI pada pembukaan turnamen. Ia menilai kejuaraan ini tidak hanya bergengsi dari sisi skala peserta, tetapi juga memberi dampak positif bagi pembinaan atlet dini hingga senior.

“Turnamen ini sangat luar biasa karena melibatkan lebih dari seribu atlet dari 11 . Ini menjadi ajang uji kemampuan sekaligus tolok ukur pembinaan atlet pencak silat, khususnya di Sulawesi Tengah,” ujar Moh Ifan Taufan.

Ia menyebutkan, kehadiran kategori usia dini, pra-remaja, ekshibisi, hingga open tournament menunjukkan komitmen kuat dalam pembinaan berjenjang dan berkelanjutan. Menurutnya, model kejuaraan seperti ini sejalan dengan program pembinaan prestasi KONI.

Moh Ifan juga mengapresiasi peran XXIII/Palaka Wira sebagai penyelenggara yang dinilai konsisten mendukung pengembangan olahraga, khususnya pencak silat sebagai olahraga tradisional sekaligus warisan budaya bangsa.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pangdam XXIII/Palaka Wira beserta jajaran atas nyata terhadap pembinaan olahraga. Sinergi TNI dan insan olahraga seperti ini sangat dibutuhkan,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap kejuaraan ini mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat diproyeksikan untuk ajang regional, nasional, hingga internasional, termasuk Nasional (PON) mendatang.

KONI Sulteng, lanjut Moh Ifan, mendorong seluruh atlet untuk menjadikan kejuaraan ini sebagai sarana menambah jam terbang, pengalaman bertanding, serta membangun mental dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Open Tournament Pencak Silat Militer Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira diikuti 1.247 atlet dari 11 provinsi dengan mempertandingkan sembilan kategori utama (gautama) dan melibatkan empat perguruan pencak silat. Kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung hingga 8 Februari 2026.