“Silakan jika ada daerah yang ingin menjadi tuan rumah, tetapi harus mengajukan proposal resmi,” katanya.
Hingga saat ini, lanjut Hari, panitia belum menerima surat pengajuan dari daerah mana pun. Meski demikian, panitia tetap menekankan kesiapan infrastruktur sebagai syarat utama, mulai dari kondisi lapangan hingga fasilitas penunjang lainnya.
Di sisi lain, Hari Sumampouw juga masih menunggu perpanjangan Surat Keputusan (SK) dari Sekretaris Jenderal. Ia menyebut terdapat 14 Asprov, termasuk Sulawesi Tengah, yang pelaksanaan kongresnya mengalami penundaan.
“Saya masih menunggu SK panitia pelaksana. Namun secara lisan, Plt Ketua Asprov sudah mempercayakan saya untuk mengurus pelaksanaan Liga 4,” ungkapnya.
Sebagai informasi, panitia sebelumnya sempat menjadwalkan Liga 4 Sulawesi Tengah digelar pada 24 Januari 2026. Namun, jadwal tersebut ditunda sambil menunggu kepastian dari Pelaksana Tugas Ketua Asprov PSSI Sulawesi Tengah yang kini dijabat Rudi Yulianto.
Dengan kondisi tersebut, panitia meminta seluruh klub peserta untuk bersabar dan tidak terpancing isu jadwal yang belum memiliki dasar resmi. Kepastian pelaksanaan Liga 4 Seri Provinsi Sulawesi Tengah, ditegaskan Hari, baru akan diumumkan setelah seluruh tahapan administratif dan teknis terpenuhi.
Sementara itu, untuk putaran nasional, kompetisi bertajuk Liga 4 Piala Presiden dijadwalkan berlangsung pada April hingga Mei 2026. Putaran nasional akan diikuti oleh klub-klub anggota hasil Liga 4 tingkat provinsi, menggunakan sistem home tournament, dengan venue yang ditentukan langsung oleh PSSI. (*)
Jangan sampai ketinggalan informasi terbaru seputar dunia olahraga di Sulawesi Tengah dan sekitarnya, yuk join di Channel WA Truestory dengan KLIK DISINI