Truestorysport akan menjamu Galatasaray pada matchday ke-8 league phase 2025/2026 di Etihad Stadium, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB, kick-off pukul 03.00 WIB.

Meski kedua tim menjalani musim yang penuh dinamika, pertemuan ini tetap menyimpan drama besar.

Sejumlah data dan statistik menunjukkan laga ini bukan sekadar posisi klasemen, tetapi juga pertarungan taktik, rekor individu, serta ujian konsistensi bagi kedua kubu.

Berikut lima catatan statistik menarik yang layak disimak jelang duel Manchester vs Galatasaray:

  1. Manchester City Rentan Serangan Balik
    Tiga gol yang bersarang ke gawang Manchester City pada matchday ke-7 kontra Bodø/Glimt seluruhnya lahir dari skema serangan balik cepat. Bahkan sejak awal musim lalu, The Citizens tercatat sebagai tim yang paling sering menghadapi serangan balik cepat di UEFA, dengan total 25 kali.
  2. Okan Buruk Tak Asing Hadapi Klub Inggris
    Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, memiliki rekam jejak positif saat bersua tim Inggris di Liga Champions. Ia memenangkan tiga dari lima laga melawan klub Inggris (1 imbang, 1 kalah), termasuk kemenangan tandang Galatasaray atas Manchester United (3-2) pada Oktober 2023. Buruk juga pernah membawa Istanbul Basaksehir mengalahkan Setan Merah pada November 2020, serta memimpin Galatasaray menundukkan Liverpool 1-0 di Liga Champions musim ini.
  3. Manchester City Turunkan Termuda
    Manchester City menjadi tim dengan rata-rata usia starting XI termuda dalam satu musim Liga Champions UEFA, yakni 25 tahun 140 hari. Pada musim 2025/26, City telah menurunkan tujuh pemain berusia 22 tahun atau lebih muda sebagai starter—jumlah terbanyak dalam satu musim ini. Mereka adalah Savinho, Nico O’Reilly, Rico Lewis, Oscar Bobb, Rayan Cherki, Max Alleyne, dan Abdukodir Khusanov.
  4. Etihad, Panggung Favorit Erling Haaland
    Striker andalan City, Erling Haaland, tampil tajam di laga kandang Liga Champions. Penyerang asal Norwegia itu telah mencetak 35 gol dari 27 penampilan kandang, dengan 21 gol di Stadion Etihad bersama Manchester City. Catatan tersebut hanya kalah dari Sergio Agüero, yang mengoleksi 23 gol di kompetisi yang sama di stadion tersebut.
  5. Davinson Sánchez Pilar Pertahanan Galatasaray. Di kubu tamu, Galatasaray Davinson Sánchez mencatatkan statistik defensif impresif. Ia telah membukukan 48 sapuan bola dan 29 sapuan sundulan di Liga Champions musim ini. Hanya Derrick Luckassen (Pafos) yang mencatatkan jumlah lebih banyak.

Torehan Sánchez tersebut bahkan menjadi yang terbanyak yang pernah dicatatkan pemain Galatasaray dalam 11 musim terakhir sejak 2003/04.

Dengan deretan angka dan rekor tersebut, laga Manchester City vs Galatasaray dipastikan menjadi duel sarat makna yang tidak hanya ditentukan oleh skor akhir, tetapi juga oleh detail statistik di atas lapangan Etihad. (*)